Wagub dan Sekda Aceh Saksikan Penganugerahan Gelar Kehormatan untuk Tito Karnavian dari Wali Nanggroe

Rabu, 12 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Besar – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, bersama Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, menghadiri prosesi penganugerahan gelar adat kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di Pendopo Wali Nanggroe, Darul Imarah, Aceh Besar, Rabu, 12 November 2025.

‎Tito Karnavian dianugerahi gelar adat “Petua Panglima Hukom Nanggroe” dari Wali Nanggroe Aceh, Paduka Yang Mulia Teungku Malik Mahmud Al Haythar.

‎Prosesi penyematan gelar dipimpin langsung oleh Wali Nanggroe Aceh, Teungku Malik Mahmud, dan disaksikan oleh Wakil Gubernur, Sekda, unsur Forkopimda Aceh, serta sejumlah pejabat lainnya.

‎Acara tersebut ditandai dengan penyematan medali dan pemasangan selempang oleh Malik Mahmud kepada Tito Karnavian, yang kemudian dilanjutkan dengan prosesi peusijuek (tepung tawari).

‎Dalam sambutannya, Wali Nanggroe menyampaikan bahwa momen tersebut sangat bermakna dan bersejarah. Tanda kehormatan tertinggi dari lembaga tersebut diberikan berupa medali kehormatan serta gelar Petua Panglima Hukom Nanggroe.

‎“Anugerah ini diberikan atas jasa dan dedikasi beliau dalam menjaga keamanan nasional, memperkuat keamanan di Aceh, serta pengabdian luar biasa dalam menjaga perdamaian Aceh,” kata Malik Mahmud.

‎Ia menambahkan, selama menjabat sebagai Kapolri, Tito telah menunjukkan dedikasi luar biasa dan berkontribusi besar dalam menjaga perdamaian Aceh. Hal yang sama juga terus dilanjutkan saat Tito mengemban tugas sebagai Mendagri.

‎“Dengan penganugerahan ini, rakyat Aceh menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang mendalam. Semoga menjadi lambang persaudaraan yang terus terjaga,” ujar Malik Mahmud.

‎Sementara itu, Tito Karnavian dalam sambutannya mengatakan bahwa pemberian gelar adat sebagai Petua Panglima Hukom Nanggroe Aceh merupakan sebuah kehormatan yang sangat bermakna bagi dirinya secara pribadi.

‎”Ini akan menjadi kenangan seumur hidup saya karena telah diberikan gelar Petua Panglima Hukom Nanggroe, yang diserahkan langsung, tanpa diwakili, oleh Paduka Yang Mulia Wali Nanggroe Aceh, Malik Mahmud,” kata Tito.

‎”Saya bangga menerima ini dari sebuah lembaga adat yang sangat kredibel di Aceh,” sambungnya.

‎Tito kemudian mengenang momen ketika Malik Mahmud dan rombongan mengunjungi dirinya di Jakarta untuk menyampaikan bahwa Wali Nanggroe Aceh akan menganugerahkan gelar kehormatan atas dedikasinya selama menjabat sebagai Kapolri dan Mendagri.

‎Ia juga menjelaskan kerja keras yang dilakukan dalam menjaga stabilitas politik di Aceh selama masa jabatannya, termasuk pada masa Pilkada, ketika suhu politik meningkat.

‎Selain itu, Tito dalam sambutannya juga menyinggung perkembangan adat dan budaya di dunia, serta kaitannya dengan kondisi kekinian di Indonesia dan Aceh. Ia mengulas sejumlah skenario yang mungkin terjadi dalam perkembangan adat dan budaya Aceh di tengah era digital.

‎Di akhir sambutannya, Tito menyatakan komitmennya untuk terus mendukung dan memperkuat lembaga Wali Nanggroe sebagai benteng pertahanan adat dan budaya Aceh. Ia juga mengimbau semua pihak untuk memanfaatkan keberadaan lembaga tersebut guna mencapai tujuan pembangunan bagi Aceh.


‎—

Berita Terkait

Sekda Aceh Bahas Penanganan Banjir Bersama Bupati Aceh Timur
Kepiawaian Komunikasi Gubernur Mualem Dengan Pusat, 6.508 Pegawai Non-ASN Pemerintah Aceh Akan Ditetapkan Menjadi PPPK Paruh Waktu
Mukarramah Fadhlullah Tetap Bergerak Meski Akses Putus di Kuala Ceurape
Sekda Aceh Tinjau Penanganan Darurat Bencana dan Kerusakan Jalan di Aceh Utara
Wagub Fadhlullah Kawal Distribusi Bantuan dan Tinjau Penanganan Banjir di Aceh Tamiang
Ketua DWP Aceh Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Banjir di Bireuen
Rapat Darurat Penanganan Banjir Aceh: Komisi VIII DPR RI Desak Penetapan Status Bencana Nasional
Ketua Staf Ahli TP PKK Aceh, Pastikan Pelayanan dan Ketersedian Kebutuhan di Lokasi Bencana

Berita Terkait

Sabtu, 13 Desember 2025 - 14:09 WIB

Sekda Aceh Bahas Penanganan Banjir Bersama Bupati Aceh Timur

Jumat, 12 Desember 2025 - 23:24 WIB

Kepiawaian Komunikasi Gubernur Mualem Dengan Pusat, 6.508 Pegawai Non-ASN Pemerintah Aceh Akan Ditetapkan Menjadi PPPK Paruh Waktu

Jumat, 12 Desember 2025 - 23:18 WIB

Mukarramah Fadhlullah Tetap Bergerak Meski Akses Putus di Kuala Ceurape

Jumat, 12 Desember 2025 - 14:18 WIB

Sekda Aceh Tinjau Penanganan Darurat Bencana dan Kerusakan Jalan di Aceh Utara

Kamis, 11 Desember 2025 - 20:40 WIB

Wagub Fadhlullah Kawal Distribusi Bantuan dan Tinjau Penanganan Banjir di Aceh Tamiang

Rabu, 10 Desember 2025 - 22:13 WIB

Rapat Darurat Penanganan Banjir Aceh: Komisi VIII DPR RI Desak Penetapan Status Bencana Nasional

Rabu, 10 Desember 2025 - 20:24 WIB

Ketua Staf Ahli TP PKK Aceh, Pastikan Pelayanan dan Ketersedian Kebutuhan di Lokasi Bencana

Rabu, 10 Desember 2025 - 13:44 WIB

Mualem Bertahan di Aceh Singkil, Perkuat Penanganan Banjir

Berita Terbaru