Wagub Mian Apresiasi Ponpes Darussalam Tegal Rejo, Dorong Lahirkan SDM Maju dan Islami
Wakil Gubernur Mian menghadiri kegiatan halal bihalal di Pondok Pesantren Salafiyah Darussalam Tegal Rejo, Kabupaten Bengkulu Utara, Jumat (10/4). Kegiatan ini berlangsung dalam suasana bulan Syawal yang penuh kehangatan dan kebersamaan.
Dalam kesempatan tersebut, Mian menyampaikan apresiasi sekaligus dukungan penuh terhadap peran Pondok Pesantren Salafiyah Darussalam Tegal Rejo dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang maju dan Islami bagi generasi masa depan.

“Alhamdulillah, hari ini kita masih berada dalam suasana bulan Syawal dan dapat mengikuti halal bihalal. Pondok Pesantren Salafiyah Darussalam Tegal Rejo telah memberikan kontribusi luar biasa bagi Kabupaten Bengkulu Utara dan Provinsi Bengkulu, khususnya dalam mendukung pendidikan pesantren untuk menciptakan SDM yang unggul dan berakhlak,” ujar Mian.
Mantan Bupati Bengkulu Utara ini juga menyoroti bahwa pesantren tersebut telah mengikuti perkembangan zaman dengan mengintegrasikan pembelajaran teknologi informasi dalam sistem pendidikannya. Menurutnya, langkah ini menjadi nilai tambah dalam mempersiapkan santri menghadapi tantangan era digital.

Selain berkontribusi di bidang pendidikan, pesantren ini dinilai turut berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui program pemberdayaan.
“Sentuhan kiai di pesantren ini sangat luar biasa. Beberapa bulan lalu, telah dideklarasikan sebagai pesantren digital, dan pemberdayaan ekonominya juga berkembang dengan baik,” tambahnya.
Lebih lanjut, Mian mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Bengkulu akan memulai program pencetakan sawah di lingkungan pesantren sebagai bagian dari pengembangan sektor agribisnis.

“Saat kunjungan sebelumnya, pihak pesantren mengusulkan kegiatan agribisnis, termasuk peternakan dan pertanian. Alhamdulillah, tahun ini Pemprov telah membantu pencetakan sawah dan akan segera dilakukan penanaman perdana,” jelasnya.
Dalam kegiatan halal bihalal tersebut, turut disalurkan bantuan dari Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Baznas Provinsi Bengkulu berupa 150 paket sembako serta 1 ton beras kepada masyarakat dan pesantren.

















