Antisipasi Kepadatan di Stasiun Padalarang, KCIC Lakukan Berbagai Inovasi dan Peningkatan Pelayanan

Kamis, 12 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

12 Desember 2024 | Dalam rangka mengantisipasi potensi kepadatan di Stasiun Whoosh Padalarang, KCIC bersama seluruh stakeholders telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk memastikan kelancaran mobilitas masyarakat, khususnya menjelang masa liburan natal dan tahun baru 2025.

Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat saat ini tengah melakukan uji coba rekayasa lalu lintas di depan Stasiun Whoosh Padalarang. Dalam rekayasa ini pengguna kendaraan pribadi dari Jl Panaris kini tidak dapat belok ke kanan untuk langsung masuk ke stasiun Whoosh, melainkan harus melalui Jl. Gedong Lima dan belok ke kanan melalui jalan pintas untuk menuju stasiun kembali.

Uji coba dilakukan pada periode 10 s.d 14 Desember 2024. Setelah dilakukan uji coba, akan dilakukan evaluasi secara menyeluruh terlebih dulu bersama seluruh stakeholder sebelum diterapkan secara resmi.

General Manager Corporate Secretary KCIC mengatakan, rekayasa lalu lintas ini bertujuan untuk memastikan kelancaran akses kendaraan dari dan ke Stasiun Whoosh Padalarang,

“Kami berharap upaya ini dapat memberikan kenyamanan lebih bagi penumpang, mengurangi potensi kemacetan, serta mempermudah masyarakat dalam menjangkau layanan Whoosh. Dengan dukungan transportasi terpadu, penumpang dapat menikmati perjalanan yang lebih efisien dan praktis,” ujar Eva.

Bagi penumpang yang ingin memarkirkan kendaraannya, dapat menggunakan area parkir yang tersedia di Stasiun Whoosh Padalarang serta parkir alternatif di Stasiun KAI Padalarang. Penumpang juga dapat memarkirkan kendaraannya di kawasan Kota Baru Parahyangan dan melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Whoosh Padalarang menggunakan shuttle gratis yang tersedia.

KCIC juga mendorong masyarakat untuk menggunakan KA Feeder Kereta Cepat dari Stasiun Bandung dan Cimahi dengan waktu tempuh selama 19 menit. KA Feeder ini gratis bagi penumpang Whoosh dengan rute dari dan menuju Stasiun Halim. Tersedia pula Trans Metro Pasundan rute 2D, Shuttle gratis dari dan menuju Dusun Bambu, serta Taksi yang dapat diakses dengan mudah dari area drop zone Stasiun Padalarang.

“Dalam jangka panjang, rencana pembangunan jalan akses khusus yang menghubungkan KBP dengan Stasiun Padalarang juga tengah dirancang. Akses ini akan memudahkan masyarakat yang menggunakan fasilitas parkir di KBP dan memanfaatkan shuttle bus hingga langsung ke depan stasiun,” ujar Eva.

Untuk memberikan alternatif lain, KCIC juga menyediakan fasilitas parkir inap di Stasiun Halim yang nyaman dan telah ditingkatkan kapasitasnya sejak November 2024 sebanyak 86 lot parkir mobil. Total saat ini KCIC menyediakan Fasilitas Park and Ride di Stasiun Kereta Cepat Halim dengan kapasitas 576 mobil dan 210 motor.

Eva menjelaskan, dengan fasilitas parkir yang nyaman, agar semakin banyak masyarakat yang beralih untuk menggunakan transportasi Umum. Penumpang tidak perlu lagi repot-repot menggunakan kendaraan sendiri ke Bandung dan cukup memanfaatkan fasilitas parkir yang nyaman dan aman yang telah KCIC sediakan.

“KCIC terus berkomitmen untuk mendukung kenyamanan dan kemudahan mobilitas masyarakat dengan menghadirkan solusi transportasi yang terintegrasi. Inisiatif ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan di sekitar stasiun serta meningkatkan pengalaman perjalanan para pengguna layanan Whoosh.” tutup Eva.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai perjalanan Whoosh selama libur Natal dan Tahun Baru, masyarakat dapat menghubungi Customer Service di Stasiun atau Contact Center KCIC melalui ke 150909, WhatsApp chat ke 0815-1032-0909, email ke cs@kcic.co.id, serta ⁠Instagram reply dan DM ke @keretacepat_id.

***

Tentang KCIC dan Kereta Cepat Whoosh
Kereta Cepat Whoosh adalah kereta cepat pertama di Indonesia dan Asia Tenggara yang beroperasi dengan kecepatan hingga 350 km/jam, melayani rute Jakarta–Bandung dengan empat stasiun utama: Halim, Karawang, Padalarang, dan Tegalluar. KCIC berkomitmen menghadirkan inovasi transportasi yang aman, cepat, dan terintegrasi bagi masyarakat.

Berita Terkait

Gubernur Helmi Hasan Dorong Penguatan Layanan bagi ASN dan Pensiunan
Gubernur Helmi Hasan: Guru Adalah Pilar Utama Membangun Bengkulu yang Maju
Pemprov Bengkulu Percepat Manajemen Talenta, Siapkan ASN Terbaik Isi Jabatan Strategis
Haornas ke-43, Pemprov Bengkulu Ajak Masyarakat Budayakan Olahraga dan Hidup Sehat
Diwarisi Utang Rp353 Miliar, Helmi-Mian Tetap Fokus Pembangunan
Pemprov Bengkulu Gaspol Benahi Integritas, Hasil SPI 2025 Jadi Bahan Evaluasi
Wagub Mian Tinjau Praakreditasi RSUD M. Yunus, Tekankan Peningkatan Pelayanan
Kepala Biro Hukum Berganti, Khairil Anwar Dorong Penguatan Komunikasi dan Kolaborasi

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 10:40 WIB

Gubernur Helmi Hasan Dorong Penguatan Layanan bagi ASN dan Pensiunan

Kamis, 10 September 2026 - 09:02 WIB

Gubernur Helmi Hasan: Guru Adalah Pilar Utama Membangun Bengkulu yang Maju

Rabu, 9 September 2026 - 09:27 WIB

Pemprov Bengkulu Percepat Manajemen Talenta, Siapkan ASN Terbaik Isi Jabatan Strategis

Rabu, 9 September 2026 - 08:24 WIB

Haornas ke-43, Pemprov Bengkulu Ajak Masyarakat Budayakan Olahraga dan Hidup Sehat

Rabu, 9 September 2026 - 08:23 WIB

Diwarisi Utang Rp353 Miliar, Helmi-Mian Tetap Fokus Pembangunan

Selasa, 8 September 2026 - 10:30 WIB

Pemprov Bengkulu Gaspol Benahi Integritas, Hasil SPI 2025 Jadi Bahan Evaluasi

Senin, 7 September 2026 - 09:22 WIB

Wagub Mian Tinjau Praakreditasi RSUD M. Yunus, Tekankan Peningkatan Pelayanan

Senin, 7 September 2026 - 09:19 WIB

Kepala Biro Hukum Berganti, Khairil Anwar Dorong Penguatan Komunikasi dan Kolaborasi

Berita Terbaru

Aceh

Plt. Sekda Aceh Buka Rakerda Dekranasda Se-Aceh 2026

Jumat, 11 Sep 2026 - 14:39 WIB