Dukung Swasembada Energi Ramah Lingkungan, Pertamina NRE Maksimalkan Pengembangan Bioethanol

Rabu, 4 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 4 Desember 2024 – Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) menyambut baik Asta Cita pemerintah, terutama berkaitan dengan swasembada energi dan keberlanjutan lingkungan. Hal ini disampaikan Chief Executive Officer Pertamina NRE John Anis dalam kunjungan misi perdagangan Kanada ke Indonesia pada Senin (2/12).

Dalam sesi keynote speech tersebut, John banyak menyampaikan tentang inisiatif-inisiatif Pertamina dalam mengoptimalkan pemanfaatan energi baru dan terbarukan dalam rangka mendukung ketahanan energi.

“Situasi geopolitik dan ekonomi global saat ini sangat berdampak terhadap industri energi. Untuk itu krusial bagi kita untuk meningkatkan ketahanan energi, sekaligus memprioritaskan keberlanjutan lingkungan. Pemerintah Indonesia menjadikan dua hal ini di antara misi Asta Cita yang tentunya kami dukung penuh,” ujar John.

John melanjutkan bahwa kedua misi tersebut selaras dengan strategi ganda yang dicanangkan Pertamina, yaitu memaksimalkan bisnis energi eksisting saat ini untuk mendukung ketahanan energi nasional, dan membangun bisnis rendah karbon untuk mendukung transisi energi mencapai target net zero emission 2060. 

Pertamina NRE berada di garda terdepan untuk membangun bisnis rendah karbon, salah satunya adalah pengembangan bioethanol untuk biofuel atau bahan bakar nabati. John mengatakan bahwa untuk mendukung pertumbuhan ekonomi 8 persen, bahan bakar fosil masih tetap dibutuhkan karena saat ini lebih mudah diakses dengan harga lebih terjangkau, khususnya untuk sektor transportasi. Mencampurnya dengan bahan nabati menjadi bahan bakar minyak (BBM) menjadi lebih ramah lingkungan. Untuk itu biofuel menjadi Solusi yang tepat di masa transisi energi. 

Pertamina NRE saat ini bekerja sama dengan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) berencana membangun pabrik bioethanol di Glenmore, Banyuwangi, dengan kapasitas produksi 30 ribu kiloliter (KL) per tahun. Bioethanol ini nantinya akan menjadi bahan baku untuk bahan bakar nabati (BBN).

“Pertamina mendukung misi pemerintah untuk membangun swasembada energi di Indonesia. Pemanfaatan sumber energi domestik adalah inisiatif Pertamina untuk mendukung misi tersebut. Tidak hanya dari tebu, bahan baku bioethanol dapat berasal dari sorgum, jagung, dan lain-lain. Pertamina juga aktif melakukan riset untuk diversifikasi bahan baku bioethanol,” ujar John.

Senada, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso mengungkapkan bahwa sebagai BUMN selain melayani kebutuhan energi di seluruh pelosok, Pertamina juga gencar mengembangkan energi bersih untuk masa depan yang berkelanjutan. Salah satunya melalui bioethanol, yang diperkirakan menjadi salah satu sumber energi potensial seiring sumber daya nabati berlimpah yang dimiliki Indonesia.

“Bioetanol diproduksi dari bahan-bahan organik yang menawarkan potensi besar untuk masa depan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan,” kata Fadjar. 

Portofolio energi hijau milik Pertamina NRE lainnya adalah geothermal yang dikelola oleh anak usahanya, PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) dengan kapasitas terpasang saat ini 672 megawatt (MW) dan juga tenaga surya dengan kapasitas terpasang saat ini lebih dari 50 MW. Pertamina NRE juga sedang mengembangkan hidrogen rendah karbon, antara lain di Lahendong, Sulawesi Utara, dan Sumatera Bagian Selatan.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.**

Berita Terkait

Apoteker Hadir untuk Kemanusiaan, Pemprov Bengkulu Apresiasi Peran Relawan dalam Penanganan Bencana
Sumpah Pemuda Jadi Momentum Bangkitkan Kreativitas, Wagub Mian Ajak Generasi Muda Bengkulu Siap Jadi Pemimpin Masa Depan
MUSDA VIII Pramuka Bengkulu Resmi Dibuka, Sekda Herwan Antoni Dorong Penguatan Karakter Generasi Muda
Masjid Agung Islamic Center Ketahun Bakal Diperluas, Wagub Mian Targetkan Pembangunan Pagar pada 2027
Anggaran Rp6 Miliar untuk Jalan Bukit Makmur–Giri Mulya, Wagub Mian Targetkan Pengerjaan 50 Hari
Lindungi Jalan yang Dibangun dari Uang Rakyat, Dishub Bengkulu Warning Truk Over Tonase
Catat Tanggalnya! Gebyar Merah Putih Digelar 11 Hari di Sport Center
DWP Provinsi Bengkulu Perkuat Peran Organisasi dalam Pemberdayaan Perempuan dan Ketahanan Keluarga

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:27 WIB

Apoteker Hadir untuk Kemanusiaan, Pemprov Bengkulu Apresiasi Peran Relawan dalam Penanganan Bencana

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:19 WIB

Sumpah Pemuda Jadi Momentum Bangkitkan Kreativitas, Wagub Mian Ajak Generasi Muda Bengkulu Siap Jadi Pemimpin Masa Depan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:16 WIB

MUSDA VIII Pramuka Bengkulu Resmi Dibuka, Sekda Herwan Antoni Dorong Penguatan Karakter Generasi Muda

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:08 WIB

Masjid Agung Islamic Center Ketahun Bakal Diperluas, Wagub Mian Targetkan Pembangunan Pagar pada 2027

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:02 WIB

Lindungi Jalan yang Dibangun dari Uang Rakyat, Dishub Bengkulu Warning Truk Over Tonase

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:48 WIB

Catat Tanggalnya! Gebyar Merah Putih Digelar 11 Hari di Sport Center

Selasa, 27 Oktober 2026 - 00:31 WIB

DWP Provinsi Bengkulu Perkuat Peran Organisasi dalam Pemberdayaan Perempuan dan Ketahanan Keluarga

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:53 WIB

CPO Bengkulu Capai 1,5 Juta Ton per Tahun, Wagub Mian Perjuangkan DBH Sawit untuk Jalan Rakyat

Berita Terbaru