Dukungan Astacita, Peningkatan Kuota BBM Subsidi 2025 Untuk KAI Wujudkan Transportasi Murah dan Ramah Lingkungan

Selasa, 21 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warning: mysqli_query(): (HY000/1114): The table ‘(temporary)’ is full in /home/u6998656/public_html/wp-includes/class-wpdb.php on line 2345

Dalam rangka mendukung visi besar pembangunan Indonesia atau yang dikenal dengan Astacita Presiden Prabowo Subianto, pemerintah melalui Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) meningkatkan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) Subsidi untuk transportasi kereta api pada tahun 2025.

Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan bahwa langkah ini sejalan dengan visi Astacita dalam menyediakan transportasi murah, andal, dan ramah lingkungan bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Kereta api adalah moda transportasi massal yang efisien, hemat energi, ramah lingkungan, dan aman. Dukungan BBM subsidi sangat penting untuk pengembangan transportasi kereta api di Indonesia. Langkah ini tidak hanya mendukung Astacita, tetapi juga memperkuat mobilitas masyarakat untuk kemajuan ekonomi nasional,” ujar Erick Thohir.

Vice Presiden Public Relations KAI Anne Purba pada kesempatan terpisah mengatakan “Astacita” mencakup delapan cita-cita strategis untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara maju dan sejahtera. Salah satu fokus utama adalah peningkatan kualitas infrastruktur dan transportasi publik yang efisien, terjangkau, serta ramah lingkungan. 

“Transportasi murah seperti kereta api diharapkan menjadi bagian integral dalam menghubungkan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia dan mendukung pembangunan ekonomi nasional. Pada tahun 2025, alokasi kuota BBM Subsidi untuk KAI ditetapkan sebesar 209.809 kiloliter (KL), meningkat sebesar 6,7% dari tahun sebelumnya yang hanya 196.653 KL. Peningkatan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung pengoperasian transportasi kereta api sebagai moda transportasi massal yang efisien dan ramah lingkungan,” ungkap Anne. 

Kuota BBM Subsidi untuk Kereta Api pada 2025:

– Kereta Penumpang: 184.036 KL

– Kereta Barang Komoditas Klinker: 913 KL

– Kereta Barang Komoditas Parcel: 3.996 KL

– Kereta Barang Komoditas Peti Kemas: 15.593 KL

– Kereta Barang Komoditas Semen: 5.271 KL

Distribusi kuota ini akan dialokasikan ke berbagai Daerah Operasi (Daop) dan Divisi Regional (Divre) KAI sesuai kebutuhan operasional masing-masing wilayah.

KAI menyambut baik peningkatan kuota subsidi ini sebagai bentuk kepercayaan pemerintah dalam mendukung moda transportasi kereta api.

Anne menjelaskan bahwa peningkatan kuota ini akan dimanfaatkan secara optimal dengan tetap mengedepankan transparansi dan efisiensi operasional.

“Peningkatan kuota BBM Subsidi sangat penting untuk menjamin kelancaran operasional kereta api sekaligus mendukung pengembangan ekonomi daerah. KAI berkomitmen untuk terus menghadirkan transportasi publik yang efisien dan ramah lingkungan,” jelas Anne.

Selain mendukung operasional harian, kuota ini juga akan digunakan untuk pengembangan jalur-jalur baru, termasuk proyek KA Perintis Makassar-Parepare. Dengan begitu, transportasi kereta api akan terus menjadi bagian dari solusi ekosistem transportasi yang berkelanjutan di Indonesia.

“KAI sebagai bagian dari BUMN juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah dan BPH Migas atas kepercayaan yang diberikan. Peningkatan ini mencerminkan kolaborasi strategis antara pemerintah dan BUMN dalam mencapai cita-cita besar bangsa,” tutup Anne.  (Public Relations KAI)

Berita Terkait

Gubernur Helmi Hasan Dorong Penguatan Layanan bagi ASN dan Pensiunan
Gubernur Helmi Hasan: Guru Adalah Pilar Utama Membangun Bengkulu yang Maju
Pemprov Bengkulu Percepat Manajemen Talenta, Siapkan ASN Terbaik Isi Jabatan Strategis
Haornas ke-43, Pemprov Bengkulu Ajak Masyarakat Budayakan Olahraga dan Hidup Sehat
Diwarisi Utang Rp353 Miliar, Helmi-Mian Tetap Fokus Pembangunan
Pemprov Bengkulu Gaspol Benahi Integritas, Hasil SPI 2025 Jadi Bahan Evaluasi
Wagub Mian Tinjau Praakreditasi RSUD M. Yunus, Tekankan Peningkatan Pelayanan
Kepala Biro Hukum Berganti, Khairil Anwar Dorong Penguatan Komunikasi dan Kolaborasi

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 10:40 WIB

Gubernur Helmi Hasan Dorong Penguatan Layanan bagi ASN dan Pensiunan

Kamis, 10 September 2026 - 09:02 WIB

Gubernur Helmi Hasan: Guru Adalah Pilar Utama Membangun Bengkulu yang Maju

Rabu, 9 September 2026 - 09:27 WIB

Pemprov Bengkulu Percepat Manajemen Talenta, Siapkan ASN Terbaik Isi Jabatan Strategis

Rabu, 9 September 2026 - 08:24 WIB

Haornas ke-43, Pemprov Bengkulu Ajak Masyarakat Budayakan Olahraga dan Hidup Sehat

Rabu, 9 September 2026 - 08:23 WIB

Diwarisi Utang Rp353 Miliar, Helmi-Mian Tetap Fokus Pembangunan

Selasa, 8 September 2026 - 10:30 WIB

Pemprov Bengkulu Gaspol Benahi Integritas, Hasil SPI 2025 Jadi Bahan Evaluasi

Senin, 7 September 2026 - 09:22 WIB

Wagub Mian Tinjau Praakreditasi RSUD M. Yunus, Tekankan Peningkatan Pelayanan

Senin, 7 September 2026 - 09:19 WIB

Kepala Biro Hukum Berganti, Khairil Anwar Dorong Penguatan Komunikasi dan Kolaborasi

Berita Terbaru

Aceh

Plt. Sekda Aceh Buka Rakerda Dekranasda Se-Aceh 2026

Jumat, 11 Sep 2026 - 14:39 WIB