Huawei Percepat Laju Sinergi Menuju Transformasi Digital dan Transisi Energi Terbarukan

Jumat, 22 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[Jakarta, 22 November 2024] Kurang dari dua minggu sejak penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN dengan PT Huawei Tech Investment atau Huawei, yang disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, Huawei telah bergerak cepat untuk mewujudkan transformasi digital dan kedaulatan energi nasional, khususnya di sektor energi berkelanjutan, dengan memanfaatkan kemajuan teknologi mutakhir yang akan membawa Indonesia ke arah netralitas karbon dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Huawei senantiasa berupaya mendorong pemanfaatan teknologi digital yang sedang berkembang, seperti 5G, komputasi awan, AI, dan big data, sebagai landasan penting bagi industri tenaga listrik dalam mempercepat babak baru revolusi teknis global. Komitmen ini kembali ditegaskan Huawei dalam perhelatan ekosistem energi terbarukan Electricity Connect 2024 yang bertema:Go Beyond Power: Energizing the Future, yang diselenggarakan oleh Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI), bekerja sama dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan PLN.

Jason Li, President of Global Marketing and Solutions for Huawei Electric Power Digitalization Business Unit, mengatakan, “Berbagai upaya menuju netralitas karbon akan mendorong pertumbuhan yang cepat dalam energi dan elektrifikasi hijau. Data awal menunjukkan bahwa kapasitas PV surya yang terpasang di Indonesia telah mencapai sekitar 717,7 MW, dan jumlah kendaraan listrik yang terdaftar juga berlipat ganda, mencapai 2.704 unit, dengan target tingkat penyelesaian sebesar 261%. Rangkaian perubahan ini menghadirkan tantangan besar bagi perusahaan listrik, terutama di sisi distribusi.”

Guna mengatasi tantangan tersebut, Jason menyarankan pembangunan infrastruktur digital yang solid dengan menekankan pentingnya membangun arsitektur teknis yang berorientasi pada masa depan, terbuka, dan berkelanjutan, serta memperkenalkan Intelligent Distribution Solution (IDS) dari Huawei.

“IDS didasarkan pada arsitektur cloud-pipe-edge-pipe-device, yang memungkinkan peralihan dari digitalisasi satu titik ke digitalisasi yang terbuka, berkelanjutan, dan sistematis.” Di luar implementasi di Shaanxi, Tiongkok, “IDS juga telah membantu mendeteksi berbagai masalah di Eropa dan Afrika, mengidentifikasi titik-titik masalah, dan mengatasinya dengan cepat,” tambah Jason.

Di sela perhelatan Electricity Connect 2024, Huawei menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan PLN Nusantara Power untuk kerja sama yang mencakup pelaksanaan Proof of Concept dan penelitian tentang sistem penyimpanan energi baterai (BESS) dalam skenario jaringan mikro (micro-grid), MoU dengan PLN Suku Cadang dan juga PLN Nusa Daya mengenai kemitraan untuk pengembangan hibridisasi system di Indonesia. Penandatanganan MoU dilaksanakan oleh Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah, Direktur Utama PLN Suku Cadang Tommy Haposan, Direktur Utama PLN Nusa Daya Feby Joko Priharto, dan Jin Song, CEO Huawei Indonesia Digital Power.

Pada kesempatan yang sama, Huawei Indonesia Enterprise Business Group dan Digital Power menerima penghargaan bersama dari MKI atas kontribusi besar mereka dalam pengembangan transformasi digital tenaga listrik dan transisi energi terbarukan di Indonesia.

“Kami sungguh merasa terhormat dan bangga menerima penghargaan ini, yang merupakan bukti nyata komitmen kuat kami untuk terus memajukan teknologi elektronika daya dan digital sebagai pendorong utama transformasi energi. Tanggung jawab aktif kami dalam mendorong transisi Indonesia menuju energi terbarukan dan menurunkan emisi karbon untuk membawa manfaat jangka panjang bagi industri, masyarakat, dan lingkungan terbukti dari kemitraan kami dengan semua pemangku kepentingan, terutama mitra strategis. Kami senang dapat mendukung Indonesia untuk membuat lompatan dalam transisi energi terbarukan,” ujar Jin Song, CEO Huawei Indonesia Digital Power.

Selama lima tahun terakhir, Huawei Digital Power telah bekerja sama dengan mitra strategisnya untuk mendukung pengembangan energi hijau di Indonesia dengan membangun lebih dari 600 pembangkit listrik tenaga surya dan menghasilkan lebih dari 74 MW listrik. 

Di acara ini juga akan diadakan pertemuan tingkat tinggi antara Huawei dan PLN Nusantara Power untuk membahas pengembangan baterai microgrid di Indonesia.

Tentang Huawei

Didirikan pada tahun 1987, Huawei adalah penyedia infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dan perangkat pintar terkemuka di dunia. Dengan solusi terintegrasi di seluruh domain utama – jaringan telekomunikasi, daya digital, perangkat pintar, dan layanan cloud – kami berkomitmen untuk menghadirkan digital ke setiap orang, rumah, dan organisasi untuk dunia yang sepenuhnya terhubung dan cerdas. Di Huawei, fokus inovasi adalah pada kebutuhan pelanggan. Kami berinvestasi besar-besaran dalam penelitian dasar, berkonsentrasi pada terobosan teknologi yang mendorong dunia ke depan. Kami memiliki lebih dari 207.000 karyawan, dan beroperasi di lebih dari 170 negara dan wilayah. Huawei telah berdiri di Indonesia sejak tahun 2000, mengembangkan ekosistem industri TIK lokal untuk menyediakan konektivitas bagi mayoritas penduduk Indonesia. Kami memiliki lebih dari 2.300 karyawan; 90 persen di antaranya adalah orang Indonesia. Secara keseluruhan, Huawei telah menciptakan lebih dari 20.000 lapangan pekerjaan secara langsung dan tidak langsung melalui kemitraan dengan hampir 1.200 pelaku industri lokal untuk membangun ekonomi di Indonesia, untuk Indonesia, oleh Indonesia, oleh orang Indonesia. Dengan berpegang teguh pada 4 pilar “I DO CONTRIBUTE, COLLABORATE, CREATE, CARE,” kami menempatkan diri sebagai bagian integral dari perjalanan bangsa untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi Huawei di www.huawei.com atau ikuti akun sosial media kami di:

https://www.facebook.com/huaweiforindonesia

https://www.instagram.com/huaweiforindonesia

http://www.huawei.com/minisite/explore-indo/en/

Berita Terkait

Gubernur Helmi Hasan Dorong Penguatan Layanan bagi ASN dan Pensiunan
Gubernur Helmi Hasan: Guru Adalah Pilar Utama Membangun Bengkulu yang Maju
Pemprov Bengkulu Percepat Manajemen Talenta, Siapkan ASN Terbaik Isi Jabatan Strategis
Haornas ke-43, Pemprov Bengkulu Ajak Masyarakat Budayakan Olahraga dan Hidup Sehat
Diwarisi Utang Rp353 Miliar, Helmi-Mian Tetap Fokus Pembangunan
Pemprov Bengkulu Gaspol Benahi Integritas, Hasil SPI 2025 Jadi Bahan Evaluasi
Wagub Mian Tinjau Praakreditasi RSUD M. Yunus, Tekankan Peningkatan Pelayanan
Kepala Biro Hukum Berganti, Khairil Anwar Dorong Penguatan Komunikasi dan Kolaborasi

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 10:40 WIB

Gubernur Helmi Hasan Dorong Penguatan Layanan bagi ASN dan Pensiunan

Kamis, 10 September 2026 - 09:02 WIB

Gubernur Helmi Hasan: Guru Adalah Pilar Utama Membangun Bengkulu yang Maju

Rabu, 9 September 2026 - 09:27 WIB

Pemprov Bengkulu Percepat Manajemen Talenta, Siapkan ASN Terbaik Isi Jabatan Strategis

Rabu, 9 September 2026 - 08:24 WIB

Haornas ke-43, Pemprov Bengkulu Ajak Masyarakat Budayakan Olahraga dan Hidup Sehat

Rabu, 9 September 2026 - 08:23 WIB

Diwarisi Utang Rp353 Miliar, Helmi-Mian Tetap Fokus Pembangunan

Selasa, 8 September 2026 - 10:30 WIB

Pemprov Bengkulu Gaspol Benahi Integritas, Hasil SPI 2025 Jadi Bahan Evaluasi

Senin, 7 September 2026 - 09:22 WIB

Wagub Mian Tinjau Praakreditasi RSUD M. Yunus, Tekankan Peningkatan Pelayanan

Senin, 7 September 2026 - 09:19 WIB

Kepala Biro Hukum Berganti, Khairil Anwar Dorong Penguatan Komunikasi dan Kolaborasi

Berita Terbaru

Aceh

Plt. Sekda Aceh Buka Rakerda Dekranasda Se-Aceh 2026

Jumat, 11 Sep 2026 - 14:39 WIB