Jelang KTT ke-42 ASEAN, Presiden Tekankan Prinsip Kolaborasi dan Kerja Sama

Minggu, 7 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Jokowi memberikan keterangan pers usai mengikuti simulasi penyambutan pemimpin ASEAN di Labuan Bajo, Minggu (07/05/2023). (Foto: BPMI Setpres)

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menekankan bahwa prinsip Indonesia di keketuaan ASEAN 2023 adalah kolaborasi dan kerja sama dengan semua pihak.

Hal tersebut ditegaskan Presiden usai meninjau persiapan penyambutan kedatangan pemimpin ASEAN, di Bandar Udara (Bandara) Internasional Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (07/05/2023).

“Prinsip Indonesia di keketuaan ASEAN adalah kolaborasi dan kerja sama dengan siapa pun. Dan, kita juga tidak ingin ASEAN menjadi proksi siapa pun, proksi negara mana pun,”
ujar

Selain itu, Kepala Negara menginginkan ASEAN tetap terbuka dan bisa bekerja sama dengan negara mana pun. Kepala Negara juga menekankan prinsip dialog dalam menyelesaikan setiap masalah yang ada di ASEAN. Termasuk termasuk dalam isu Myanmar yang juga akan menjadi salah satu poin pembahasan para pemimpin ASEAN pada KTT ke-42 ini.

“Iya, Itu secara khusus akan dibahas. Tetapi, acuan kita tetap untuk Myanmar, acuan kita tetap five-point consensus, tetap jadi acuan, tetapi itu harus dengan dialog, karena menurut saya sanksi itu bukan sebuah solusi,” ujarnya.

Presiden pun berharap agar konflik di Myanmar dapat segera diselesaikan. Setidaknya ada tiga hal yang ditekankan Presiden Jokowi terkait isu Myanmar, mulai dari penghentian kekerasan hingga mendorong peran aktif dari Myanmar dalam dialog-dialog.

“Pertama, kekerasan harus dihentikan, segera dihentikan. Yang kedua, bantuan kemanusiaan harus sampai ke rakyat di Myanmar. Yang ketiga, dialog-itu yang penting-yang ingin kita yang aktif tidak hanya di sini, tetapi juga di Myanmar sendiri juga harus aktif untuk berperan dalam dialog-dialog yang kita lakukan,” pungkasnya. (FID/UN)

 

Berita Terkait

Nayu Aldila Putri Nahkodai Biro Hukum, Sekda Tekankan Disiplin dan Profesionalisme
Gubernur Helmi Hasan Terima PWI Bengkulu, Soroti Tantangan Jurnalistik di Era AI
Gerakan Pangan Murah HUT ke-64 TVRI, Wagub Mian: Harga Stabil, Beban Masyarakat Ringan
Cegah Karhutla, Wagub Mian Instruksikan Pembentukan “Tim Jaga Api”
Pemprov Bengkulu Bersama Kodam XXI/Radin Inten Matangkan Kesepakatan Bersama Mendukung Program Bantu Rakyat di Bumi Merah Putih
52 ASN Pemprov Bengkulu Dilantik Jadi Pejabat Fungsional, Sekda Tekankan Disiplin dan Profesionalitas
Pemprov Bengkulu Dorong Penyelesaian Lahan PT Bio Nusantara Teknologi secara Adil
Hari Pramuka ke-65 di Bengkulu: Kreatif, Terampil dan Mandiri untuk Dukung Swasembada Pangan

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 09:08 WIB

Nayu Aldila Putri Nahkodai Biro Hukum, Sekda Tekankan Disiplin dan Profesionalisme

Rabu, 2 September 2026 - 10:18 WIB

Gubernur Helmi Hasan Terima PWI Bengkulu, Soroti Tantangan Jurnalistik di Era AI

Rabu, 2 September 2026 - 08:13 WIB

Gerakan Pangan Murah HUT ke-64 TVRI, Wagub Mian: Harga Stabil, Beban Masyarakat Ringan

Selasa, 1 September 2026 - 10:32 WIB

Cegah Karhutla, Wagub Mian Instruksikan Pembentukan “Tim Jaga Api”

Selasa, 1 September 2026 - 09:28 WIB

Pemprov Bengkulu Bersama Kodam XXI/Radin Inten Matangkan Kesepakatan Bersama Mendukung Program Bantu Rakyat di Bumi Merah Putih

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:25 WIB

52 ASN Pemprov Bengkulu Dilantik Jadi Pejabat Fungsional, Sekda Tekankan Disiplin dan Profesionalitas

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:47 WIB

Pemprov Bengkulu Dorong Penyelesaian Lahan PT Bio Nusantara Teknologi secara Adil

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:11 WIB

Hari Pramuka ke-65 di Bengkulu: Kreatif, Terampil dan Mandiri untuk Dukung Swasembada Pangan

Berita Terbaru