KAI Tutup 8 Perlintasan Sebidang Selama Januari 2025, Masyarakat Diminta Tidak Membukanya Kembali

Jumat, 7 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warning: mysqli_query(): (HY000/1114): The table ‘(temporary)’ is full in /home/u6998656/public_html/wp-includes/class-wpdb.php on line 2345

KAI Tutup 8 Perlintasan Sebidang Selama Januari 2025 (dok. Humas Kemenhub)

KAI terus berupaya meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah menutup sejumlah perlintasan sebidang secara proaktif. Sepanjang Januari 2025, KAI telah menutup 8 perlintasan sebidang di Daop 2 Bandung, Daop 6 Yogyakarta, Daop 8 Surabaya, Daop 9 Jember serta Divre I Medan.  

“Sepanjang Januari hingga Desember 2024, KAI  telah berhasil menutup 309 perlintasan sebidang. Hal ini dilakukan sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 94 Tahun 2018 Pasal 2, yang menyatakan bahwa perlintasan sebidang yang tidak memiliki Nomor JPL, tidak dijaga, dan/atau tidak berpalang pintu dengan lebar kurang dari 2 meter harus ditutup atau dilakukan normalisasi jalur kereta api,” ungkap Vice President Public Relations KAI Anne Purba. 

Anne menambahkan, KAI terus berupaya menutup perlintasan sebidang yang tidak memenuhi regulasi. Pasalnya, perlintasan sebidang menjadi salah satu titik rawan terjadinya kondisi tidak aman berlalu lintas.

“Selama Januari 2025, KAI mencatat 26 kejadian kecelakaan lalu lintas di perlintasan. Dari 26 kejadian tersebut 16 diantaranya terjadi di perlintasan tidak dijaga. Jumlah kejadian tertinggi berada di Divre IV Tanjungkarang dengan jumlah 5 kejadian,” jelas Anne.  

KAI mengingatkan masyarakat tidak membuka kembali perlintasan sebidang liar yang telah ditutup. Penutupan dilakukan sebagai upaya meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api serta menghindari risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.

“KAI sangat menyayangkan beberapa oknum yang berupaya membuka kembali perlintasan liar yang telah ditutup. Karena hal tersebut berpotensi membahayakan keselamatan perjalanan kereta api yang membawa ratusan, bahkan ribuan pelanggan, serta mengancam keselamatan pengguna jalan itu sendiri,” tukas Anne. 

Anne menegaskan, penutupan perlintasan sebidang liar merupakan langkah konkret KAI bersama DJKA Kemenhub meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. Ini sesuai dengan amanat Undang-Undang No. 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian.

Upaya lain yang dilakukan KAI untuk meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang sejak 2020 hingga saat ini mencakup sosialisasi keselamatan bersama Dinas Perhubungan, Kepolisian, railfans, dan masyarakat. KAI juga aktif memasang spanduk peringatan di lokasi rawan kecelakaan, menertibkan bangunan liar di sekitar jalur KA, serta mengusulkan pembangunan perlintasan tidak sebidang seperti flyover atau underpass kepada pemerintah. Selain itu, KAI terus melakukan perawatan dan peningkatan fasilitas di perlintasan sebidang guna meminimalisir risiko kecelakaan.

“Keselamatan di perlintasan sebidang sangat bergantung pada kepatuhan pengguna jalan terhadap rambu-rambu lalu lintas. Palang pintu dan petugas penjaga hanya merupakan alat bantu, sementara keselamatan utama berada pada disiplin masyarakat dalam berkendara dan menaati aturan saat melintasi perlintasan sebidang,” tutup Anne. (Public Relations KAI)

Berita Terkait

Apoteker Hadir untuk Kemanusiaan, Pemprov Bengkulu Apresiasi Peran Relawan dalam Penanganan Bencana
Sumpah Pemuda Jadi Momentum Bangkitkan Kreativitas, Wagub Mian Ajak Generasi Muda Bengkulu Siap Jadi Pemimpin Masa Depan
MUSDA VIII Pramuka Bengkulu Resmi Dibuka, Sekda Herwan Antoni Dorong Penguatan Karakter Generasi Muda
Masjid Agung Islamic Center Ketahun Bakal Diperluas, Wagub Mian Targetkan Pembangunan Pagar pada 2027
Anggaran Rp6 Miliar untuk Jalan Bukit Makmur–Giri Mulya, Wagub Mian Targetkan Pengerjaan 50 Hari
Lindungi Jalan yang Dibangun dari Uang Rakyat, Dishub Bengkulu Warning Truk Over Tonase
Catat Tanggalnya! Gebyar Merah Putih Digelar 11 Hari di Sport Center
DWP Provinsi Bengkulu Perkuat Peran Organisasi dalam Pemberdayaan Perempuan dan Ketahanan Keluarga

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:27 WIB

Apoteker Hadir untuk Kemanusiaan, Pemprov Bengkulu Apresiasi Peran Relawan dalam Penanganan Bencana

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:19 WIB

Sumpah Pemuda Jadi Momentum Bangkitkan Kreativitas, Wagub Mian Ajak Generasi Muda Bengkulu Siap Jadi Pemimpin Masa Depan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:16 WIB

MUSDA VIII Pramuka Bengkulu Resmi Dibuka, Sekda Herwan Antoni Dorong Penguatan Karakter Generasi Muda

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:08 WIB

Masjid Agung Islamic Center Ketahun Bakal Diperluas, Wagub Mian Targetkan Pembangunan Pagar pada 2027

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:02 WIB

Lindungi Jalan yang Dibangun dari Uang Rakyat, Dishub Bengkulu Warning Truk Over Tonase

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:48 WIB

Catat Tanggalnya! Gebyar Merah Putih Digelar 11 Hari di Sport Center

Selasa, 27 Oktober 2026 - 00:31 WIB

DWP Provinsi Bengkulu Perkuat Peran Organisasi dalam Pemberdayaan Perempuan dan Ketahanan Keluarga

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:53 WIB

CPO Bengkulu Capai 1,5 Juta Ton per Tahun, Wagub Mian Perjuangkan DBH Sawit untuk Jalan Rakyat

Berita Terbaru