Ketua TP PKK Aceh Kunjungi UMKM “Dapu Sale Cek Dar” di Pidie

Kamis, 12 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PIDIE – Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Marlina Muzakir, menyambangi usaha rumahan pengolahan pisang “Dapu Sale Cek Dar” di Jalan Medan–Banda Aceh, kawasan Simpang Laweung, Kabupaten Pidie, Kamis (12/6/2025). Kunjungan ini merupakan bentuk dukungan Marlina terhadap pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) di Aceh.

Kehadiran Marlina bermula saat ia dalam perjalanan pulang dari Sigli menuju Banda Aceh. Di tengah perjalanan, ia melihat sebuah lapak penjualan jajanan tradisional di tepi jalan dan memutuskan untuk singgah.

Usaha tersebut bernama “Dapu Sale Cek Dar”, milik Nazaruddin (52), yang dikelola bersama istrinya. Mereka menjajakan olahan pisang, mulai dari pisang sale original hingga pisang sale goreng. Pisang sale original dijual dengan harga Rp40.000 per kilogram, sementara pisang sale goreng dijual Rp70.000 per kilogram.

Marlina tampak antusias menyapa dan berbincang dengan istri Nazaruddin yang tengah menggoreng pisang sale dalam wajan besar berisi minyak panas. Bahkan, Marlina sempat turun tangan membantu proses penggorengan. Ia terlihat cekatan dan bersemangat.

Di sela kunjungannya itu, Marlina kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong kemajuan UMKM sebagai fondasi ekonomi keluarga.

“Saya selalu berdoa dan berharap agar usaha-usaha kecil seperti ini bisa terus tumbuh dan berkembang di Aceh,” ujar Marlina.

Marlina berharap, dengan perhatian dan dukungan dari berbagai pihak, UMKM seperti milik Cek Dar dapat terus bertahan dan menjadi bagian dari penggerak ekonomi lokal di Aceh.

Sementara itu, Nazaruddin mengatakan bahwa usahanya telah berjalan selama tiga tahun, dengan target pembeli utama adalah para pengguna jalan lintas Medan–Banda Aceh. Rata-rata pendapatan hariannya berkisar antara Rp2 juta hingga Rp3 juta.

“Alhamdulillah sehari kadang bisa 2 juta hingga 3 juta,” kata Nazaruddin.

Namun, dalam satu tahun terakhir, Nazaruddin mengaku merasakan omzet usahanya mengalami penurunan. Saat ini, ia hanya mampu meraih pendapatan harian sekitar Rp1 juta hingga Rp2 juta.

Berita Terkait

Wagub Fadhlullah Ajak Wartawan Perkuat Kolaborasi dalam Isu Kebencanaan
Kak Na Bekali Kader PKK se-Aceh dengan Gelari Pelangi
Bunda Guru Aceh Semangati Murid SD Negeri Tanah Rata
Mualem Hadiri Silaturahmi Bersama Menko Polkam, Dorong Harmonisasi Pusat-Daerah
Kak Na: Aceh harus Menjadi Contoh Tuan Rumah yang Baik dan Sukses
Mualem Lantik Tiga Kepala SKPA, Tekankan Percepatan Kinerja dan Serapan Anggaran
Pemerintah Aceh Terapkan WFH bagi ASN, Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Sekda Aceh Buka Forum Konsultasi Publik RKPA 2027, Tekankan Kerjasama Pusat dan Daerah
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 18:15 WIB

Wagub Fadhlullah Ajak Wartawan Perkuat Kolaborasi dalam Isu Kebencanaan

Rabu, 15 April 2026 - 18:12 WIB

Kak Na Bekali Kader PKK se-Aceh dengan Gelari Pelangi

Rabu, 15 April 2026 - 18:06 WIB

Bunda Guru Aceh Semangati Murid SD Negeri Tanah Rata

Selasa, 14 April 2026 - 15:45 WIB

Mualem Hadiri Silaturahmi Bersama Menko Polkam, Dorong Harmonisasi Pusat-Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 14:33 WIB

Kak Na: Aceh harus Menjadi Contoh Tuan Rumah yang Baik dan Sukses

Jumat, 10 April 2026 - 22:57 WIB

Mualem Lantik Tiga Kepala SKPA, Tekankan Percepatan Kinerja dan Serapan Anggaran

Jumat, 10 April 2026 - 16:52 WIB

Pemerintah Aceh Terapkan WFH bagi ASN, Pelayanan Publik Tetap Berjalan

Rabu, 8 April 2026 - 15:09 WIB

Sekda Aceh Buka Forum Konsultasi Publik RKPA 2027, Tekankan Kerjasama Pusat dan Daerah

Berita Terbaru