Komitmen Bersama PHE ONWJ dan Dinas Kehutanan Jawa Barat untuk Pelestarian Lingkungan

Minggu, 17 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, 17 November 2024 – Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) Regional Jawa Subholding Upstream Pertamina dan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat tandatangani Komitmen Bersama “Rehabilitasi Hutan dan Lahan serta Pengabdian kepada Masyarakat di Pesisir Pantai Utara Jawa Barat”. Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Dinas Kehutanan Jawa Barat, Dodit Ardian Pancapana, dan Senior Manager Relations Pertamina Subholding Upstream Regional Jawa, Agus Suprijanto, di Taman Hutan Raya Juanda, Bandung, Kamis (7/10/2024).

Komitmen bersama ini merupakan bagian dari upaya besar dalam menjaga kelestarian lingkungan, serta bentuk nyata dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) PHE ONWJ. Selain itu, komitmen ini menunjukkan kolaborasi kompetensi teknis dari masing-masing instansi guna memastikan keberlanjutan program pengembangan masyarakat dan lingkungan.  

Dalam sambutannya, Dodit Ardian Pancapana mengungkapkan bahwa salah satu fokus utama dari komitmen ini adalah implementasi teknologi tepat guna appostraps (alat pemecah, peredam ombak, dan sedimen traps) yang telah dipasang dan berhasil memberikan dampak positif di sejumlah wilayah pesisir Jawa Barat. 

“Appostraps adalah inovasi sederhana yang sangat bermanfaat untuk pencegahan abrasi, sekaligus mengembalikan daratan yang hilang akibat abrasi. Sedimentasi yang terbentuk dari hasil instalasi appostraps menjadi daratan, yang kemudian dimanfaatkan untuk penanaman mangrove, sehingga ekosistem pesisir dapat terjaga dengan baik,” jelas Dodit.

Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam melestarikan hutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan hutan. “Tidak bisa hanya satu pihak yang bekerja untuk melestarikan hutan dan menjaga keberlanjutan lingkungan. Kolaborasi ini adalah bukti nyata bahwa pemerintah dan sektor swasta bisa bersinergi untuk tujuan bersama. Harapan saya, komitmen ini dapat menginspirasi perusahaan-perusahaan lain di Jawa Barat untuk berpartisipasi dalam upaya pelestarian lingkungan,” tambah Dodit.

Sementara itu, Agus Suprijanto menyampaikan terima kasih kepada Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat atas dukungan yang diberikan dalam mewujudkan kolaborasi ini. “Sebagai anak perusahaan BUMN yang bergerak di bidang energi, kami memiliki komitmen tinggi untuk bersama-sama dengan masyarakat dan para pemangku kepentingan membangun serta menjaga tanah air. Tujuan kami adalah memberikan nilai tambah yang tidak hanya berfokus pada ekonomi, tapi juga meliputi kesehatan, pendidikan, dan lingkungan,” ujar Agus.

Agus juga menekankan pentingnya keberlanjutan dalam setiap program TJSL yang dilakukan. “Kami percaya bahwa program tanggung jawab sosial dan lingkungan ini tidak hanya memberikan manfaat secara langsung, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam membangun masyarakat yang kuat dan lingkungan yang lestari. Semoga, melalui kolaborasi ini, kita dapat melihat hasil nyata yang berkelanjutan untuk masyarakat pesisir dan lingkungan Jawa Barat,” tambahnya.

Appostraps merupakan inovasi penanggulangan abrasi, yang telah memperoleh paten dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI. Implementasi appostraps telah terbukti efektif mengatasi abrasi dan membentuk sedimentasi di wilayah pesisir di tiga kabupaten di Jawa Barat, yakni Dusun Pasir Putih dan Desa Sukajaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, serta Desa Ciparagejaya, Kecamatan Tempuran di Kabupaten Karawang; Desa Mayangan, Kecamatan Legonkulon, Kabupaten Subang; serta Desa Balongan, Kecamatan Balongan, di Kabupaten Indramayu.

Dibuat dari ban bekas, inovasi appostraps menelan biaya pemasangan yang jauh lebih murah dibandingkan metode penahan abrasi lainnya, seperti geobag atau tanggul beton. Dengan bahan dasar yang mudah diperoleh dan biaya yang terjangkau, teknik perakitan appostraps juga mudah, sehingga dapat mudah diduplikasi di mana saja.

Berita Terkait

Gubernur Helmi Hasan Dorong Penguatan Layanan bagi ASN dan Pensiunan
Gubernur Helmi Hasan: Guru Adalah Pilar Utama Membangun Bengkulu yang Maju
Pemprov Bengkulu Percepat Manajemen Talenta, Siapkan ASN Terbaik Isi Jabatan Strategis
Haornas ke-43, Pemprov Bengkulu Ajak Masyarakat Budayakan Olahraga dan Hidup Sehat
Diwarisi Utang Rp353 Miliar, Helmi-Mian Tetap Fokus Pembangunan
Pemprov Bengkulu Gaspol Benahi Integritas, Hasil SPI 2025 Jadi Bahan Evaluasi
Wagub Mian Tinjau Praakreditasi RSUD M. Yunus, Tekankan Peningkatan Pelayanan
Kepala Biro Hukum Berganti, Khairil Anwar Dorong Penguatan Komunikasi dan Kolaborasi

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 10:40 WIB

Gubernur Helmi Hasan Dorong Penguatan Layanan bagi ASN dan Pensiunan

Kamis, 10 September 2026 - 09:02 WIB

Gubernur Helmi Hasan: Guru Adalah Pilar Utama Membangun Bengkulu yang Maju

Rabu, 9 September 2026 - 09:27 WIB

Pemprov Bengkulu Percepat Manajemen Talenta, Siapkan ASN Terbaik Isi Jabatan Strategis

Rabu, 9 September 2026 - 08:24 WIB

Haornas ke-43, Pemprov Bengkulu Ajak Masyarakat Budayakan Olahraga dan Hidup Sehat

Rabu, 9 September 2026 - 08:23 WIB

Diwarisi Utang Rp353 Miliar, Helmi-Mian Tetap Fokus Pembangunan

Selasa, 8 September 2026 - 10:30 WIB

Pemprov Bengkulu Gaspol Benahi Integritas, Hasil SPI 2025 Jadi Bahan Evaluasi

Senin, 7 September 2026 - 09:22 WIB

Wagub Mian Tinjau Praakreditasi RSUD M. Yunus, Tekankan Peningkatan Pelayanan

Senin, 7 September 2026 - 09:19 WIB

Kepala Biro Hukum Berganti, Khairil Anwar Dorong Penguatan Komunikasi dan Kolaborasi

Berita Terbaru

Aceh

Plt. Sekda Aceh Buka Rakerda Dekranasda Se-Aceh 2026

Jumat, 11 Sep 2026 - 14:39 WIB