LPG Subsidi Tepat Sasaran, Pemko Lhokseumawe dan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Sidak ke Pangkalan dan Pelaku Usaha

Selasa, 25 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lhokseumawe, 25 Juni 2024 – Pemerintah Kota Lhokseumawe bersama PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pangkalan LPG 3 Kg di Kota Lhokseumawe dan pelaku usaha seperti hotel, restoran dan cafe di sejumlah titik, Senin (24/6). Hal ini dilakukan untuk mengawasi pendistribusian LPG bersubsidi agar tepat sasaran.

Turut hadir dalam sidak tersebut, Sales Brach Manager (SBM) Rayon IV Aceh, Hermawan Bagus Prabowo dan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kota Lhokseumawe, Mohammad Rizal.

Hermawan mengatakan, tim sidak mengunjungi dua pangkalan LPG 3 kg yaitu Pangkalan LPG 3 Kg UD. Sam-Sam dan UD. Mina Jaya. Untuk harga LPG 3 kg di kedua pangkalan tersebut sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah setempat.

“Kedua pangkalan tersebut sudah menggunakan aplikasi subsidi tepat atau Merchant Apps Pangkalan (MAP) sesuai mekanisme. Melalui MAP ini, siapa saja dan berapa konsumsi LPG 3 kg per pengguna per bulan dapat dilihat lebih jelas, sehingga subsidi penyaluran LPG 3 kg lebih dapat di dipertanggungjawabkan kepada pemerintah,” kata Hermawan.

Selain sidak ke pangkalan, Pemerintah Kota Lhokseumawe bersama PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) juga melakukan sidak penggunaan LPG ke sejumlah hotel dan restoran di Lhokseumawe. Tim sidak mengunjungi tiga lokasi hotel dan restoran. Dari tiga lokasi tersebut tidak ditemukan penggunaan LPG 3 kg.

“Dua hotel dan satu restoran tersebut menggunakan LPG 12 kg. Kami mengucapkan terima kasih kepada pelaku usaha yang telah menggunakan Bright Gas Pertamina. Kami juga mengajak masyarakat untuk terus mengawasi pendistribusian LPG bersubsidi yang beredar agar distribusi LPG subsidi tersebut digunakan oleh yang berhak,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kota Lhokseumawe, Mohammad Rizal mengatakan, sidak dilakukan guna memastikan penggunaan LPG bersubsidi tepat sasaran di wilayah Kota Lhokseumawe.

“Pemerintah sudah mengeluarkan regulasi pihak-pihak yang bisa mendapatkan LPG bersubsidi dan kami berharap kepada pihak yang selama ini melakukan kecurangan untuk dapat menghentikannya demi penyaluran yang tepat sasaran,” kata Rizal.

Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria menambahkan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut akan terus meningkatkan sinergi bersama Pemerintah Kota Lhokseumawe untuk mengawasi pendistribusian LPG 3 kg agar tepat sasaran.

Perlu diketahui, terdapat beberapa usaha yang dilarang untuk menggunakan LPG bersubsidi seperti yang tertuang dalam Surat Edaran Direktur Jenderal Migas No. B-2461/MG.05/DJM/2022. Beberapa usaha yang dilarang menggunakan LPG 3 kg antara lain hotel, restoran, usaha penatu, peternakan, tani tembakau, batik, usaha jasa las dan lain-lain.

“Jika menemukan indikasi kecurangan masyarakat dapat segera melaporkan kepada aparat penegak hukum dan dapat menghubungi Pertamina Call Center (PCC) di nomor 135,” ujar Satria.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso mengatakan mendukung penuh kegiatan sidak yang dijalankan Pertamina Patra Niaga bekerja sama dengan Pemerintah Daerah.

“Kerja sama dengan Pemerintah Daerah diharapkan akan mendorong penyaluran subsidi lebih tepat sasaran,”  ujar Fadjar.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.**

Berita Terkait

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Asta Cita Mulai Beri Dampak bagi Rakyat
Perkuat Tata Kelola Koperasi Desa, Pemprov Bengkulu Tingkatkan Kompetensi Bendahara KDKMP
Wujudkan Tata Kota Estetis, Pemprov dan Pemkot Bengkulu Bersinergi Rapikan Aset Daerah
MBK Ventura Salurkan 350 Paket Sembako dari Zakat Perusahaan Baznas RI di Bengkulu
Hadir di Tengah Duka, Sekda Herwan Antoni Sampaikan Belasungkawa dan Dukungan kepada Keluarga Fahra
Sekda Herwan Antoni Pimpin Rapat Evaluasi MTQ Nasional 2026 dan Matangkan Persiapan MTQ 2027 di Jakarta
Pemprov Bengkulu Perkuat Sinergi dengan Kanwil Kementerian Hukum dalam Penyelenggaraan Pemerintahan dan Pembinaan Hukum
Pemprov Bengkulu Siapkan Rp2 Miliar untuk Lindungi Pekerja Informal, Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Diperluas

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Asta Cita Mulai Beri Dampak bagi Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Perkuat Tata Kelola Koperasi Desa, Pemprov Bengkulu Tingkatkan Kompetensi Bendahara KDKMP

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:14 WIB

MBK Ventura Salurkan 350 Paket Sembako dari Zakat Perusahaan Baznas RI di Bengkulu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Hadir di Tengah Duka, Sekda Herwan Antoni Sampaikan Belasungkawa dan Dukungan kepada Keluarga Fahra

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Sekda Herwan Antoni Pimpin Rapat Evaluasi MTQ Nasional 2026 dan Matangkan Persiapan MTQ 2027 di Jakarta

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Pemprov Bengkulu Perkuat Sinergi dengan Kanwil Kementerian Hukum dalam Penyelenggaraan Pemerintahan dan Pembinaan Hukum

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Pemprov Bengkulu Siapkan Rp2 Miliar untuk Lindungi Pekerja Informal, Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Diperluas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:24 WIB

Sekda Herwan Antoni Pimpin Upacara Hari Santri 2026 di Bengkulu

Berita Terbaru