Pemprov Bengkulu Bahas Rencana Jalan Khusus Angkutan Batu Bara untuk Lindungi Infrastruktur dan Keselamatan

Senin, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemprov Bengkulu Bahas Rencana Jalan Khusus Angkutan Batu Bara untuk Lindungi Infrastruktur dan Keselamatan

Pemerintah Provinsi Bengkulu memberikan perhatian serius terhadap kerusakan jalan umum yang disebabkan oleh angkutan pertambangan. Rencana penerapan jalan khusus bagi angkutan batu bara pun mulai dibahas sebagai salah satu solusi.

Hal tersebut mengemuka dalam rapat yang dipimpin Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Khairil Anwar, bersama Wakil Ketua I DPRD Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, Kepala Balai Jalan Nasional Provinsi Bengkulu, Zepnat Kambu, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Bengkulu, Kombes Pol. Sudarno, serta Dinas Perhubungan dan sejumlah pihak terkait. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Merah Putih, Lantai II Kantor Gubernur Bengkulu, Senin (6/4).

Dalam rapat tersebut, belum ada keputusan yang mewajibkan angkutan batu bara menggunakan jalan khusus. Pembahasan masih difokuskan pada kajian dan penjajakan opsi kebijakan guna mengurangi dampak kerusakan jalan umum.

Jalan khusus angkutan batu bara sendiri merupakan jalur yang dirancang untuk memisahkan lalu lintas kendaraan tambang dari jalan umum, sehingga dapat menghindari interaksi langsung dengan kendaraan masyarakat. Upaya ini dinilai penting untuk menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

“Tujuan dari pembangunan jalan khusus ini adalah untuk meningkatkan keselamatan berlalu lintas, mengurangi kerusakan jalan umum, meningkatkan efisiensi operasional tambang, serta meminimalkan gangguan lingkungan dan sosial,” jelas Khairil Anwar.

Senada dengan itu, Kepala Balai Jalan Nasional Provinsi Bengkulu, Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum, Zepnat Kambu, menegaskan bahwa Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) merupakan regulasi utama yang mengatur lalu lintas, kendaraan, pengemudi, dan angkutan jalan di Indonesia.

“Pengemudi dan/atau perusahaan angkutan umum barang wajib mematuhi ketentuan mengenai tata cara pemuatan, daya angkut, dimensi kendaraan, serta kelas jalan,” ujar Zepnat.

Sementara itu, Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara menyebutkan bahwa perusahaan tambang pada prinsipnya wajib menyediakan dan menggunakan jalan khusus untuk operasionalnya. Jalan tersebut diperuntukkan bagi kegiatan pertambangan.

Pengangkutan hasil tambang menggunakan jalan umum dinilai berpotensi merusak infrastruktur, mengganggu aktivitas masyarakat, serta membahayakan keselamatan pengguna jalan. Namun, penggunaannya masih dimungkinkan dengan izin pemerintah setempat dan bersifat sementara.

Sebagai perbandingan, sejumlah daerah di Indonesia seperti Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, dan Jambi telah lebih dahulu menerapkan jalan khusus untuk angkutan pertambangan.

Melalui pembahasan ini, Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama para pemangku kepentingan akan terus mengkaji langkah terbaik guna menjaga infrastruktur jalan sekaligus memastikan aktivitas pertambangan tetap berjalan dengan memperhatikan keselamatan dan kepentingan masyarakat.

Berita Terkait

Sekda Herwan Antoni Tekankan Disiplin ASN Saat Pimpin Apel di Dinsos Bengkulu
Pemprov Bengkulu Cari Solusi Penempatan Pegawai Pasca Peralihan Status BLK ke Kementerian Ketenagakerjaan
Wagub Mian Dorong Pemuda Bengkulu Berani Ciptakan Lapangan Kerja
Perkuat Tata Kelola Belanja Daerah, Pemprov Bengkulu Bersinergi dengan BPK
Bantu Warga Bangkit Pascakebakaran, Gubernur Helmi Serahkan Motor dan Mesin Jahit
BKD Bengkulu Tekankan Keseimbangan Potensi dan Kinerja ASN dalam Manajemen Talenta
Sinkronkan 36 Lokasi Lisdes, Pemprov Bengkulu Pastikan Listrik Tepat Sasaran
Pemprov Bengkulu Matangkan Persiapan HUT ke-58, Kepanitiaan Mulai Dibentuk

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 09:37 WIB

Pemprov Bengkulu Cari Solusi Penempatan Pegawai Pasca Peralihan Status BLK ke Kementerian Ketenagakerjaan

Rabu, 23 September 2026 - 07:54 WIB

Wagub Mian Dorong Pemuda Bengkulu Berani Ciptakan Lapangan Kerja

Senin, 21 September 2026 - 11:32 WIB

Perkuat Tata Kelola Belanja Daerah, Pemprov Bengkulu Bersinergi dengan BPK

Senin, 21 September 2026 - 09:28 WIB

Bantu Warga Bangkit Pascakebakaran, Gubernur Helmi Serahkan Motor dan Mesin Jahit

Senin, 21 September 2026 - 09:23 WIB

BKD Bengkulu Tekankan Keseimbangan Potensi dan Kinerja ASN dalam Manajemen Talenta

Senin, 21 September 2026 - 08:20 WIB

Sinkronkan 36 Lokasi Lisdes, Pemprov Bengkulu Pastikan Listrik Tepat Sasaran

Senin, 21 September 2026 - 08:15 WIB

Pemprov Bengkulu Matangkan Persiapan HUT ke-58, Kepanitiaan Mulai Dibentuk

Rabu, 16 September 2026 - 09:12 WIB

Permudah Nelayan Urus Izin, Gerai Nasional Perizinan Kapal Resmi Hadir di Bengkulu

Berita Terbaru

Aceh

Wagub Dek Fadh Terima Kunjungan FPRMI Aceh

Kamis, 24 Sep 2026 - 12:09 WIB