Penanganan Cepat Longsor di Gayo Lues Dimulai

Minggu, 13 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Menanggapi perintah Penjabat Gubernur Aceh, Dr. H. Safrizal, ZA, M.Si, terkait penanganan cepat longsor di kawasan Gayo Lues, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh, Mawardi, melaporkan rencana tanggap darurat di lokasi yang terdampak. Longsor ini terjadi di ruas Jalan Peunaron-Lokop-Batas Gayo Lues, dengan tujuh titik tebing mengalami longsoran yang bervariasi antara skala besar dan kecil.

Mawardi mengatakan Dinas PUPR Aceh telah menjadwalkan pengiriman alat berat berupa loader yang akan diberangkatkan pada Senin pagi, 14 Oktober 2024. “Proses pengiriman alat akan disesuaikan dengan kondisi cuaca untuk memastikan keamanan seluruh tim yang bertugas,” kata Mawardi dalam laporannya kepada Pj Gubernur Aceh, Safrizal ZA.

Mawardi menyebutkan, tim lapangan dari UPTD II Dinas PUPR Aceh, dibantu oleh masyarakat setempat dan personel Koramil serta Polsek setempat, akan memastikan keamanan pengguna jalan selama proses pembersihan material longsoran berlangsung.

Dinas PUPR memperkirakan proses pembersihan material yang menutupi badan jalan akan memakan waktu sekitar dua hingga tiga hari, “tergantung kondisi di lapangan, mudah-mudahan selesai sesuai target,” ujar Mawardi.

Mawardi menambahkan jika penanganan longsor ini dilakukan menggunakan dana rutin dari UPTD II, dengan menyewa alat berat dari kontraktor lokal. Mereka telah menegaskan komitmen untuk segera menangani dengan cepat, sebagai bukti keadaan dan kesigapan dalam menangani bencana.

Pemerintah Aceh menginstruksikan proses penanganan ini dapat segera memulihkan akses jalan yang terdampak, sehingga lalu lintas di daerah tersebut dapat kembali normal secepatnya. Apalagi Pj Gubernur Aceh menegaskan, jika pemerintah Aceh selalu sigap jika sewaktu-waktu bencana seperti longsor terjadi. “Di Aceh Tenggara juga sudah distandbykan alat berat berupa excavator selama 2 tahun untuk siaga bencana banjir bandang dan tanah longsor,” kata Safrizal. []

Berita Terkait

Plt. Sekda Aceh Buka Rakerda Dekranasda Se-Aceh 2026
Sikapi Unjukrasa, Gubernur Mualem Respek pada Mahasiwa USK
Terima Demo Mahasiswa USK, Plt Sekda Aceh: Kami Tidak Eksklusif, Komunikasi Terbuka Setiap Saat
WAGUB ACEH HADIRI RAKORGUB SE-SUMATERA, DORONG SUMATERA JADI SATU KEKUATAN EKONOMI
Revisi UUPA Jadi Usul Inisiatif Dewan, Mualem-Dek Fadh Apresiasi DPRI-RI
DEK FADH IKUTI RAKOR SATGAS PERCEPATAN REHAB-REKON PASCABENCANA
Anggaran Rehab-Rekon Aceh Rp. 25,65 Triliun, 92 Persen Dikelola Pemerintah Pusat
Pemerintah Aceh Pacu Aturan Payung Hukum Rute Kapal Krueng Geukueh–Penang
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 14:39 WIB

Plt. Sekda Aceh Buka Rakerda Dekranasda Se-Aceh 2026

Kamis, 10 September 2026 - 23:53 WIB

Sikapi Unjukrasa, Gubernur Mualem Respek pada Mahasiwa USK

Kamis, 10 September 2026 - 21:06 WIB

Terima Demo Mahasiswa USK, Plt Sekda Aceh: Kami Tidak Eksklusif, Komunikasi Terbuka Setiap Saat

Rabu, 9 September 2026 - 17:24 WIB

WAGUB ACEH HADIRI RAKORGUB SE-SUMATERA, DORONG SUMATERA JADI SATU KEKUATAN EKONOMI

Rabu, 9 September 2026 - 12:16 WIB

Revisi UUPA Jadi Usul Inisiatif Dewan, Mualem-Dek Fadh Apresiasi DPRI-RI

Selasa, 8 September 2026 - 23:37 WIB

DEK FADH IKUTI RAKOR SATGAS PERCEPATAN REHAB-REKON PASCABENCANA

Selasa, 8 September 2026 - 18:19 WIB

Anggaran Rehab-Rekon Aceh Rp. 25,65 Triliun, 92 Persen Dikelola Pemerintah Pusat

Senin, 7 September 2026 - 15:49 WIB

Pemerintah Aceh Pacu Aturan Payung Hukum Rute Kapal Krueng Geukueh–Penang

Berita Terbaru

Aceh

Plt. Sekda Aceh Buka Rakerda Dekranasda Se-Aceh 2026

Jumat, 11 Sep 2026 - 14:39 WIB