Pj Gubernur Safrizal, HMI adalah Organisasi Besar

Kamis, 17 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH – Himpunan Mahasiswa Islam adalah sebuah organisasi besar yang akan melahirkan calon-calon pemimpin besar di masa mendatang. Karena itu, usaha untuk menjaga dirinya juga besar.

Hal tersebut disampaikan oleh Penjabat Gubernur Safrizal, dalam sambutannya pada Pelantikan dan Rapat Kerja Badan Koordinasi HMI Aceh masa bakti 2024-2026, di Anjong Mon Mata komplek Meuligoe Gubernur Aceh, Rabu (16/10/2024) malam

“HMI adalah organisasi besar, karena itu tanggungjawabnya juga besar. Organisasi yang menaungi saudara-saudara saat ini akan menjadi panduan untuk membuat langkah-langkah besar di masa mendatang,” kata Pj Gubernur.

Putra asli Aceh Besar itu menambahkan, HMI adalah tempatnya mahasiswa yang berkutat pada pemikiran-pemikiran akademis, tempatnya mahasiswa mengasah pikiran, tempatnya gagasan dipertentangkan, tempatnya saling beradu argumen.

“Tentu saja, dalam konteks HMI, maka hal-hal yang didiskusikan, gagasan-gagasan yang dipertentangkan dan didiskusikan tentu yang berkaitan dengan Islam. Mudah-mudahan bapak dan ibu sekalian selaku dibekali dengan kesempatan untuk terus melatih kemampuan diri untuk menjadi pemimpin-pemimpin besar,” ujar Safrizal.

Dalam sambutannya, mantan Pj Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung itu mengingatkan agar kader HMI untuk selalu adaptif dengan perkembangan dan perubahan zaman.

“Kita berada pada era disrupsi, karena itu, kita harus memegang erat tradisi keislaman tetapi juga harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. Jadi, ini merupakan tantangan HMI zaman now,” kata Pj Gubernur mengingatkan.

Lulusan terbaik STPDN angkatan pertama itu menambahkan, HMI adalah tempat yang paling bagus untuk berkumpul, berpikir dan membangun karakter menjadi lebih baik, jangan pernah berpikir kesempurnaan karena tidak ada kesempurnaan di dunia, sebab sebaik-baik pribadi akan tetap ada yang menganggapnya sebagai musuh.

“Namun harus juga diingat, sebaik-baik kita berbuat kita akan tetap dianggap musuh oleh pihak yang lain. Tapi jangan khawatir, karena semakin kamu dianggap musuh berarti kamu penting. Jika ada yang menganggap kamu ancaman itu berarti kamu kuat. Dan, jika ada orang yang membicarakanmu di belakangmu, itu berarti kamu menonjol. Jika ada orang yang memanfaatkanmu, berarti kamu bernilai, dan jika ada yang menirumu itu berarti kamu bernilai,” kata Safrizal berpesan.

Karena itu, sambung Safrizal, hal yang harus diperjuangkan oleh HMI adalah idealisme. Dengan idealisme pemuda-pemuda akan tegak berdiri. Kader HMI harus kuat tidak terpolarisasi. Kader HMI harus tetap solid pada cita-cita kebangsaan bukan cita-cita partisan. Selain itu, kader HMI juga harus terus menanamkan nilai ke-Islaman dan ke-Indonesian.

“HMI dengan kader yang mencapai 500 ribu, tentulah harus terus menjaga tradisi intelektual ke-Islamannya. Tolong berikan masukan-masukan yang kritis, pemerintah sekarang adalah pemerintah yang siap dikritik, karena banyak kritik tak akan diruntuhkan dan terlalu banyak pujian tak pula akan membawa terbang ke awan,” kata Safrizal.

“Kritik adalah vitamin, namun kritik dengan intelektual tentu menjadi sebuah kenikmatan yang akan kita nikmati sebagai substansi dan harus kita indahkan,” imbuh mantan Pj Gubernur Kalimantan Selatan itu.

“Selamat kepada para pengurus Badko HMI yang baru dilantik semoga amanah yang diberikan ini dapat diemban dengan baik, dan HMI Aceh semakin berjaya serta memberikan kontribusi yang signifikan bagi pembangunan Aceh, bangsa, dan negara,” pungkas Pj Gubernur Safrizal. []

Berita Terkait

Plt. Sekda Aceh Buka Rakerda Dekranasda Se-Aceh 2026
Sikapi Unjukrasa, Gubernur Mualem Respek pada Mahasiwa USK
Terima Demo Mahasiswa USK, Plt Sekda Aceh: Kami Tidak Eksklusif, Komunikasi Terbuka Setiap Saat
WAGUB ACEH HADIRI RAKORGUB SE-SUMATERA, DORONG SUMATERA JADI SATU KEKUATAN EKONOMI
Revisi UUPA Jadi Usul Inisiatif Dewan, Mualem-Dek Fadh Apresiasi DPRI-RI
DEK FADH IKUTI RAKOR SATGAS PERCEPATAN REHAB-REKON PASCABENCANA
Anggaran Rehab-Rekon Aceh Rp. 25,65 Triliun, 92 Persen Dikelola Pemerintah Pusat
Pemerintah Aceh Pacu Aturan Payung Hukum Rute Kapal Krueng Geukueh–Penang
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 14:39 WIB

Plt. Sekda Aceh Buka Rakerda Dekranasda Se-Aceh 2026

Kamis, 10 September 2026 - 23:53 WIB

Sikapi Unjukrasa, Gubernur Mualem Respek pada Mahasiwa USK

Kamis, 10 September 2026 - 21:06 WIB

Terima Demo Mahasiswa USK, Plt Sekda Aceh: Kami Tidak Eksklusif, Komunikasi Terbuka Setiap Saat

Rabu, 9 September 2026 - 17:24 WIB

WAGUB ACEH HADIRI RAKORGUB SE-SUMATERA, DORONG SUMATERA JADI SATU KEKUATAN EKONOMI

Rabu, 9 September 2026 - 12:16 WIB

Revisi UUPA Jadi Usul Inisiatif Dewan, Mualem-Dek Fadh Apresiasi DPRI-RI

Selasa, 8 September 2026 - 23:37 WIB

DEK FADH IKUTI RAKOR SATGAS PERCEPATAN REHAB-REKON PASCABENCANA

Selasa, 8 September 2026 - 18:19 WIB

Anggaran Rehab-Rekon Aceh Rp. 25,65 Triliun, 92 Persen Dikelola Pemerintah Pusat

Senin, 7 September 2026 - 15:49 WIB

Pemerintah Aceh Pacu Aturan Payung Hukum Rute Kapal Krueng Geukueh–Penang

Berita Terbaru

Aceh

Plt. Sekda Aceh Buka Rakerda Dekranasda Se-Aceh 2026

Jumat, 11 Sep 2026 - 14:39 WIB