Pj Ketua Dekranasda Safriati: Dinas Terkait adalah Jembatan Pemasaran dan Pembinaan UMKM

Jumat, 11 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIGLI – Usaha Mikro Kecil Menengah adalah sektor pendukung perekonomian daerah dan bangsa dan membangun masyarakat yang berdaya. Karena itu, Dinas Terkait harus mengambil peran sebagai jembatan bagi upaya pemasaran dan pembinaan UMKM.

Hal tersebut disampaikan oleh Penjabat Ketua Dekranasda Aceh Safriati, dalam sambutannya saat mengunjungi Gampong Pasi Rawa Kecamatan Kota Sigli, dalam rangka Pembinaan dan Penilaian Gampong Kerajinan yang dilakukan oleh Tim Pembinaan dan Penilaian Desa Kerajinan tahun 2024, Jum’at (11/10/2024).

“Dinas terkait harus menjadi jembatan agar hasil kerajinan para pengrajin bisa dipasarkan lebih luas serta menjadi pembina yang baik bagi para pelaku UMKM,” ujar Safriati.

Dalam sambutannya, Istri Pj Gubernur Aceh itu berpesan kepada lara pengrajin untuk memanfaatkan internet untuk pemasaran produk kerajinan serta menemukan kreasi-kreasi anyaman terbaru dan sedang tren.

“Manfaatkan gawai untuk sarana pemasaran dan mencari kreasi-kreasi baru yang sedang tren di dunia internasional. Kita lihat modelnya, kemudian kembangkan dan kreasikan menjadi lebih baik lagi,” imbau Safriati.

Selain itu, sambung Safriati, manfaatkan juga gawai untuk membangun jejaring dengan pengrajin dan kelompok pengrajin lainnya. Jadi, jika suatu saat ada permintaan dalam jumlah besar, kita bisa saling berbagi dan bekerja sama. Dan, jejaring ini juga akan bermanfaat sebagai sarana bertukar ilmu dan pengembangan diri.

Pada kesempatan tersebut, Safriati juga berpesan agar para pengrajin membentuk koperasi. Wanita yang juga menjabat sebagai Pj Ketua TP PKK Aceh itu menjelaskan, keberadaan koperasi akan semakin memperkuat pengrajin, baik dalam hal pemasaran maupun terkait penyaluran bantuan dari Pemerintah.

Sebelum ke Gampong Pasi Rawa, Safriati didampingi Pj Ketua Dekranasda Pidie Saptati, sempat berkunjung ke Pusat Promosi Kerajinan Dekranasda Pidie, di Jalan Iskandar Muda Kota Sigli.

“Tadi saya sudah berkunjung ke showroom Dekranasda Pidie. Luar biasa, kreasinya sudah cukup baik. namun, kita tidak boleh berhenti di situ. harus terus berkreasi dan berinovasi. terus tingkatkan kapasitas diri untuk mengembangkan usaha ibu-ibu sekalian,” kata Safriati berpesan.

Untuk diketahui, bersama, ini merupakan kunjungan kedua Safriati ke Kabupaten Pidie. Sebelumnya, Safriati juga sempat berkunjung ke Gampong Mane dalam rangka pembinaan.

Di Gampong Pasi Rawa yang 90 persen penduduknya berprofesi sebagai nelayan ini, sebanyak 30 ibu rumah tangganya berprofesi sebagai pengrajin Tika Seukee atau tikar pandan.

Kepada para pengrajin, Safriati juga mengingatkan agar produk dan kreasi yang dihasilkan berkualitas baik dengan harga yang terjangkau.

Pada kegiatan pembinaan ini, Dekranasda Aceh menghadirkan Khairol, pemilik rumah produksi Ija Kroeng itu berbagi kisah sukses produksinya hingga kini telah merambah pasar nasional dan internasional.

Pada kesempatan tersebut, Khairol menegaskan, bahwa UMKM harus berpikir bisnis, jika tidak, maka usaha yang dikembangkan akan jalan di tempat.

“Karena itu, kebiasaan berharap pada bantuan pemerintah, sudah bisa dikikis. Bantuan Pemerintah itu perlu tapi jika kita bergantung pada bantuan, maka kita tidak akan pernah berfikir untuk mengembangkan usaha dan mengejar profit,” kata Khairol.

Pada kesempatan tersebut, Khairol meminta perwakilan tiga orang pengrajin di Gampong Pasi Rawa, untuk dididik di rumah produksi Ija Kroeng.

Dari Pidie, Pj Ketua Dekranasda Aceh, bertolak ke Gampong Jurong Binje, Pidie Jaya, untuk kegiatan serupa. Di Gampong tersebut, Safriati disambut oleh Pj Ketua Dekranasda Pidie Jaya Nurbaiti.[]

Berita Terkait

Plt. Sekda Aceh Buka Rakerda Dekranasda Se-Aceh 2026
Sikapi Unjukrasa, Gubernur Mualem Respek pada Mahasiwa USK
Terima Demo Mahasiswa USK, Plt Sekda Aceh: Kami Tidak Eksklusif, Komunikasi Terbuka Setiap Saat
WAGUB ACEH HADIRI RAKORGUB SE-SUMATERA, DORONG SUMATERA JADI SATU KEKUATAN EKONOMI
Revisi UUPA Jadi Usul Inisiatif Dewan, Mualem-Dek Fadh Apresiasi DPRI-RI
DEK FADH IKUTI RAKOR SATGAS PERCEPATAN REHAB-REKON PASCABENCANA
Anggaran Rehab-Rekon Aceh Rp. 25,65 Triliun, 92 Persen Dikelola Pemerintah Pusat
Pemerintah Aceh Pacu Aturan Payung Hukum Rute Kapal Krueng Geukueh–Penang
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 14:39 WIB

Plt. Sekda Aceh Buka Rakerda Dekranasda Se-Aceh 2026

Kamis, 10 September 2026 - 23:53 WIB

Sikapi Unjukrasa, Gubernur Mualem Respek pada Mahasiwa USK

Kamis, 10 September 2026 - 21:06 WIB

Terima Demo Mahasiswa USK, Plt Sekda Aceh: Kami Tidak Eksklusif, Komunikasi Terbuka Setiap Saat

Rabu, 9 September 2026 - 17:24 WIB

WAGUB ACEH HADIRI RAKORGUB SE-SUMATERA, DORONG SUMATERA JADI SATU KEKUATAN EKONOMI

Rabu, 9 September 2026 - 12:16 WIB

Revisi UUPA Jadi Usul Inisiatif Dewan, Mualem-Dek Fadh Apresiasi DPRI-RI

Selasa, 8 September 2026 - 23:37 WIB

DEK FADH IKUTI RAKOR SATGAS PERCEPATAN REHAB-REKON PASCABENCANA

Selasa, 8 September 2026 - 18:19 WIB

Anggaran Rehab-Rekon Aceh Rp. 25,65 Triliun, 92 Persen Dikelola Pemerintah Pusat

Senin, 7 September 2026 - 15:49 WIB

Pemerintah Aceh Pacu Aturan Payung Hukum Rute Kapal Krueng Geukueh–Penang

Berita Terbaru

Aceh

Plt. Sekda Aceh Buka Rakerda Dekranasda Se-Aceh 2026

Jumat, 11 Sep 2026 - 14:39 WIB