Plh Sekda Aceh Buka Acara Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana Nasional 2024

Selasa, 8 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Penjabat Gubernur Aceh yang diwakili oleh Plh Sekda Aceh Azwardi, AP. M.Si, membuka kegiatan Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Nasional 2024, sebuah acara yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran publik serta kesiapan masyarakat Indonesia dalam menghadapi berbagai jenis bencana. Dalam sambutannya, Azwardi menegaskan bahwa momen itu sangat penting untuk membangun budaya siaga bencana di tengah masyarakat Aceh.

“Pengalaman pahit tsunami 2004 mengingatkan kita betapa dahsyatnya dampak bencana terhadap kehidupan. Kita harus terus belajar dari masa lalu dan memperkuat upaya pengurangan risiko bencana melalui program-program yang tepat sasaran,” kata Azwardi usai pembukaan di Balee Meuseraya Aceh (BMA), Selasa 8/10/2024.

Acara Bulan PRB 2024 ini mencakup Pameran Kebencanaan yang menampilkan berbagai inovasi, teknologi, dan pendekatan terbaru dalam pengurangan risiko bencana. Melalui kegiatan ini, pemerintah ingin melibatkan masyarakat, terutama generasi muda, dalam memahami peran penting mereka dalam menciptakan komunitas yang tangguh dan siap menghadapi bencana.

“Pameran ini memberikan kesempatan bagi kita semua untuk belajar dan mengedukasi diri, sehingga tercipta sistem peringatan dini yang efektif serta respons cepat saat bencana terjadi,” lanjut Azwardi. Dia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara teknologi, kebijakan, dan masyarakat untuk membangun kesiapan bencana yang lebih baik.

Atas nama Pemerintah Aceh, Azwardi menyampaikan apresiasi kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Badan Penanggulangan Bencana Aceh, serta berbagai lembaga swadaya masyarakat dan mitra yang telah berpartisipasi dalam acara ini. Ia berharap acara ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan memperkuat komitmen bersama untuk menciptakan Indonesia yang lebih aman dan tangguh dalam menghadapi bencana.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBA, Teuku Nara Setia, menyatakan bahwa acara ini bertujuan untuk meningkatkan edukasi dan membangun kesadaran masyarakat mengenai risiko bencana yang dapat terjadi kapan saja. Ia menyebutkan, penting untuk menjembatani antara masyarakat, praktisi, akademisi, dan pemangku kepentingan terkait penanggulangan bencana. “Dengan kolaborasi yang baik di antara semua pihak, diharapkan dapat tercipta sistem yang lebih efektif dalam menghadapi situasi darurat, sehingga masyarakat menjadi lebih siap dan tangguh,” ujar dia.

Nara Setia mengatakan, Pameran Kebencanaan itu merupakan langkah strategis dalam mendemonstrasikan inovasi dan teknologi terbaru dalam penanggulangan bencana. Melalui pameran itu, masyarakat dapat melihat langsung berbagai upaya yang telah dilakukan dalam pengurangan risiko bencana, serta bagaimana mereka dapat berpartisipasi dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman. Keterlibatan aktif masyarakat, terutama generasi muda, kata Nara Setia, sangat penting dalam membangun kesadaran dan kesiapsiagaan bencana, yang akan memberikan dampak positif bagi masa depan.

Usai pembukaan acara, Badan Nasional Penanggulangan Bencana dengan (BNPB) kemudian melakukan penandatanganan kerja sama antara BNPB dengan mitra kerja. Penandatanganan yang dilakukan oleh Sekretaris Utama BNPB, Rustian itu disaksikan langsung Plh Sekda Aceh.

Azwardi, bersama pejabat BNPB, juga meninjau stand-stand pameran, yang berada di lokasi acara. Dilaporkan jika ada puluhan stand mitra kerja BNPB, dan puluhan stand UMKM, di lokasi itu. []

Berita Terkait

Plt. Sekda Aceh Buka Rakerda Dekranasda Se-Aceh 2026
Sikapi Unjukrasa, Gubernur Mualem Respek pada Mahasiwa USK
Terima Demo Mahasiswa USK, Plt Sekda Aceh: Kami Tidak Eksklusif, Komunikasi Terbuka Setiap Saat
WAGUB ACEH HADIRI RAKORGUB SE-SUMATERA, DORONG SUMATERA JADI SATU KEKUATAN EKONOMI
Revisi UUPA Jadi Usul Inisiatif Dewan, Mualem-Dek Fadh Apresiasi DPRI-RI
DEK FADH IKUTI RAKOR SATGAS PERCEPATAN REHAB-REKON PASCABENCANA
Anggaran Rehab-Rekon Aceh Rp. 25,65 Triliun, 92 Persen Dikelola Pemerintah Pusat
Pemerintah Aceh Pacu Aturan Payung Hukum Rute Kapal Krueng Geukueh–Penang

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 14:39 WIB

Plt. Sekda Aceh Buka Rakerda Dekranasda Se-Aceh 2026

Kamis, 10 September 2026 - 23:53 WIB

Sikapi Unjukrasa, Gubernur Mualem Respek pada Mahasiwa USK

Kamis, 10 September 2026 - 21:06 WIB

Terima Demo Mahasiswa USK, Plt Sekda Aceh: Kami Tidak Eksklusif, Komunikasi Terbuka Setiap Saat

Rabu, 9 September 2026 - 17:24 WIB

WAGUB ACEH HADIRI RAKORGUB SE-SUMATERA, DORONG SUMATERA JADI SATU KEKUATAN EKONOMI

Rabu, 9 September 2026 - 12:16 WIB

Revisi UUPA Jadi Usul Inisiatif Dewan, Mualem-Dek Fadh Apresiasi DPRI-RI

Selasa, 8 September 2026 - 23:37 WIB

DEK FADH IKUTI RAKOR SATGAS PERCEPATAN REHAB-REKON PASCABENCANA

Selasa, 8 September 2026 - 18:19 WIB

Anggaran Rehab-Rekon Aceh Rp. 25,65 Triliun, 92 Persen Dikelola Pemerintah Pusat

Senin, 7 September 2026 - 15:49 WIB

Pemerintah Aceh Pacu Aturan Payung Hukum Rute Kapal Krueng Geukueh–Penang

Berita Terbaru

Aceh

Plt. Sekda Aceh Buka Rakerda Dekranasda Se-Aceh 2026

Jumat, 11 Sep 2026 - 14:39 WIB