Punya Teknologi YECVT, Begini Cara Pakaianya Untuk Taklukan Jalan Tanjakan dan Turunan

Selasa, 24 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lembang, Jawa Barat – Memasuki pekan ketiga bulan ini (21 – 22 September), event Maxi Yamaha Day 2024 telah sukses digelar di 3 kota besar di Indonesia secara serentak. Kota tersebut meliputi Bandung, Banyuwangi dan juga Medan. Menariknya dari 3 kota tersebut, dua diantaranya menyelenggarakan event Maxi Yamaha Day di dataran tinggi seperti Lembang di Jabar dan Danau Laukawar di Kabupaten Karo, Sumut.

Dengan pemilihan dataran tinggi atau pegunungan, para peserta Maxi Yamaha Day tidak hanya disuguhkan pemandangan alam yang indah, namun juga rute touring menuju venue yang cukup menantang. Seperti tanjakan terjal dan turunan curam yang disertai dengan tikungan-tikungan tajam.

Bagi para peserta yang menggunakan NMAX “TURBO”, medan jalan tersebut justru sangat cocok untuk menjajal performa berkendara motor yang telah dilengkapi teknologi YECVT. Terutama melalui fitur “TUBRO” Y-Shift dan “TURBO” Riding Mode yang membantu pengendara mendapatkan akselerasi ataupun deselerasi secara cepat. Oleh karena itu, sangat penting memahami fungsi dan cara pengoperasian fitur-fitur tersebut secara benar agar pengalaman berkendara menjadi lebih maksimal.

“Salah satu keunggulan yang terdapat pada NMAX “TURBO” adalah teknologi YECVT yang hadir melalui fitur Riding Mode dan juga Y-Shift. Kedua fitur ini jika digunakan secara benar dan optimal, dapat memberikan pengalaman berkendara di level tertinggi terutama pada saat cornering, menanjak dan menurun. Karena kedua fitur tersebut bisa membantu pengendara melakukan akselerasi dan deselerasi secara cepat atau instan,” ungkap Rifki Maulana, Manager Public Relation PT Yamaha Indonesia Motor Mfg.

Untuk fitur Riding Mode* sendiri, NMAX “TURBO” memiliki dua pilihan berkendara, yaitu T-Mode dan juga S-Mode yang dapat dioperasikan dengan menekan tombol Mode yang terletak pada bagian depan stang kemudi kiri. T-Mode sendiri memiliki karakter berkendara yang lebih smooth, sementara S-Mode membuat feeling akselerasi berkendara menjadi lebih agresif. Adapun ketika pengguna memindahkan mode dari T ke S saat sedang berkendara konstan, maka rpm motor akan naik 500 – 1.000 rpm.

Sementara tombol Y-Shift* dapat digunakan oleh pengendara untuk melakukan akselerasi ataupun deselerasi secera lebih cepat dengan menekan tombol Shift yang terletak pada bagian bawah stang kemudi kiri. Adapun cara pengoperasian fitur untuk mendapatkan akselerasi dan deselari yang optimal adalah sebagai berikut :

Akselerasi

A. Posisi Standing Acceleration (0 km Saat Start)

  1. Opsi 1 : Membuka gas secara cepat untuk auto shift ke 1. Kemudian dilanjut dengan melakukan shift 2 – 3 kali secara manual dan cepat (rpm kurang lebih akan mencapai angka 7.000).

Note : Hindari jeda terlalu lama saat melakukan shift 1 – 3, karena jika rpm sudah tinggi, feeling akselerasi instan tidak terasa.

  • Opsi 2 : Membuka gas secara konstan, kemudian tekan tombol shift 1 kali, lalu buka gas secara cepat untuk auto shift ke 2 dan dilanjut menekan tombol shift secara manual dengan cepat untuk shift ke 3.
  • Jika dengan menekan tombol shift akselerasi dirasa masih kurang, pengendara bisa merubah mode berkendara dari T ke S.

B. Posisi Passing Acceleration (Saat Ingin Mendahului Kendaraan / Keluar Tikungan)

  1. Tutup gas kemudian tekan shift 1 – 3 kali sesuai kebutuhan.
  2. Buka gas sedikit atau konstan (gantung rpm).
  3. Lanjut dengan membuka gas secara cepat dan akan terasa dorongan instan pada motor

Deselerasi

  1. Tutup gas dan tekan tombol shift 1 – 3 kali (shift 3 untuk deselerasi maksimal).
  2. Kondisi saat sebelum masuk atau ketika menikung : tutup gas dan lakukan shift sesuai kebutuhan 1 – 3 kali, ban belakang motor tidak akan mengunci dan motor tetap stabil untuk dikendarai.
  3. Kondisi saat di jalanan menurun yang panjang : bisa melakukan Shift secara berulang dengan menekan shift 1 – 3 kali, kemudian tekan tombol Mode untuk me-release shift, dan tekan tombol Shift kembali sesuai kebutuhan.

Me-release Y-Shift

  1. Opsi 1 : Membuka gas secara cepat.
  2. Opsi 2 : Tekan tombol mode sebanyak 1 kali (jika 2 kali akan merubah mode berkendara).
  3. Opsi 3 : Tutup gas secara konstan.

Berita Terkait

Sekda Provinsi Herwan Antoni Pimpin Apel Pagi dan Kegiatan Donor Darah di Inspektorat Provinsi Bengkulu
Wakil Gubernur Bengkulu Minta OPD Kooperatif Dukung Pemeriksaan BPK RI
Gubernur Bengkulu Sambut Hangat Kunjungan Edukatif TK IT Mumtazah di Balai Raya Semarak
Sekda Bengkulu Apresiasi Inovasi Kebun Bantu Rakyat dan Kedisiplinan Pegawai Dinas ESDM
Sekda Bengkulu Dorong Percepatan Dukungan Offtaker untuk Pembangunan TPST Regional
Pemprov Bengkulu Dukung Perubahan Nama RSJK Soeprapto Menjadi Rumah Sakit Umum Merah Putih
Pimpinan BAZNAS Provinsi Bengkulu 2026–2031 Resmi Dilantik
Musim Kemarau Tiba, Pemprov Bengkulu Siapkan Program Bantu Rakyat “Distribusi Air Bersih”

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:49 WIB

Sekda Provinsi Herwan Antoni Pimpin Apel Pagi dan Kegiatan Donor Darah di Inspektorat Provinsi Bengkulu

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:14 WIB

Wakil Gubernur Bengkulu Minta OPD Kooperatif Dukung Pemeriksaan BPK RI

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:10 WIB

Gubernur Bengkulu Sambut Hangat Kunjungan Edukatif TK IT Mumtazah di Balai Raya Semarak

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:06 WIB

Sekda Bengkulu Apresiasi Inovasi Kebun Bantu Rakyat dan Kedisiplinan Pegawai Dinas ESDM

Selasa, 4 Agustus 2026 - 00:27 WIB

Sekda Bengkulu Dorong Percepatan Dukungan Offtaker untuk Pembangunan TPST Regional

Selasa, 4 Agustus 2026 - 00:21 WIB

Pemprov Bengkulu Dukung Perubahan Nama RSJK Soeprapto Menjadi Rumah Sakit Umum Merah Putih

Selasa, 4 Agustus 2026 - 00:19 WIB

Pimpinan BAZNAS Provinsi Bengkulu 2026–2031 Resmi Dilantik

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:16 WIB

Musim Kemarau Tiba, Pemprov Bengkulu Siapkan Program Bantu Rakyat “Distribusi Air Bersih”

Berita Terbaru