Sinergi Wanita Berdaya, Antisipasi Potensi Konflik dengan Kemampuan Literasi Digital

Senin, 4 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sinergi Wanita Berdaya, Antisipasi Potensi Konflik dengan Kemampuan Literasi Digital

Published by Isan Haicing on

Tantangan di ruang digital semakin besar, terutama konten-konten negatif yang terus bermunculan seperti hoax, ujaran kebencian, radikalisme dan fitnah yang marak muncul di dunia maya, terutama menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah yang berpotensi dapat menimbulkan konflik di tengah masyarakat.

Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu menjalin sinergi dengan organisasi wanita dalam menciptakan kekondusifan wilayah. Agenda peningkatan kapasitas organisasi wanita dalam antisipasi potensi konflik dan kemampuan literasi digital ini dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Pemprov Bengkulu Isnan Fajri, bertempat di salah satu hotel di kawasan Pantai Panjang, Senin (4/11).

Dikatakan Isnan, literasi digital merupakan kecakapan (life skills) yang tidak hanya melibatkan kemampuan penggunaan perangkat teknologi, informasi dan komunikasi, tetapi juga melibatkan kemampuan bersosialisasi, berpikir kritis, kreatif serta inspiratif.

“Literasi digital berarti memiliki keterampilan yang tepat dalam menggunakan teknologi digital. Maka literasi digital perlu melibatkan peran aktif masyarakat secara bersama-sama yang menjadi bukti komitmen seluruh jajaran untuk bertanggungjawab penuh terhadap agenda besar yang akan dihadapi ke depan, untuk mendukung terciptanya wilayah yang kondusif,” papar Isnan.

Keterampilan digital meliputi pengetahun dan kemampuan seputar atribut teknologi digital yang memungkinkan individu untuk meningkatkan potensi belajar. Literasi digital akan menciptakan tatanan masyarakat dengan pola pikir dan pandangan yang kritis serta kreatif, sehingga masyarakat di Bengkulu tidak mudah percaya oleh isu provokatif dan menjadi korban berita bohong atau korban penipuan digital.

Penanganan konflik di Pemerintah Provinsi Bengkulu di antaranya konflik sosial, konflik agama dan penyebaran berita bohong.

[Etri]

Berita Terkait

Gubernur Helmi Hasan Dorong Penguatan Layanan bagi ASN dan Pensiunan
Gubernur Helmi Hasan: Guru Adalah Pilar Utama Membangun Bengkulu yang Maju
Pemprov Bengkulu Percepat Manajemen Talenta, Siapkan ASN Terbaik Isi Jabatan Strategis
Haornas ke-43, Pemprov Bengkulu Ajak Masyarakat Budayakan Olahraga dan Hidup Sehat
Diwarisi Utang Rp353 Miliar, Helmi-Mian Tetap Fokus Pembangunan
Pemprov Bengkulu Gaspol Benahi Integritas, Hasil SPI 2025 Jadi Bahan Evaluasi
Wagub Mian Tinjau Praakreditasi RSUD M. Yunus, Tekankan Peningkatan Pelayanan
Kepala Biro Hukum Berganti, Khairil Anwar Dorong Penguatan Komunikasi dan Kolaborasi

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 10:40 WIB

Gubernur Helmi Hasan Dorong Penguatan Layanan bagi ASN dan Pensiunan

Kamis, 10 September 2026 - 09:02 WIB

Gubernur Helmi Hasan: Guru Adalah Pilar Utama Membangun Bengkulu yang Maju

Rabu, 9 September 2026 - 09:27 WIB

Pemprov Bengkulu Percepat Manajemen Talenta, Siapkan ASN Terbaik Isi Jabatan Strategis

Rabu, 9 September 2026 - 08:24 WIB

Haornas ke-43, Pemprov Bengkulu Ajak Masyarakat Budayakan Olahraga dan Hidup Sehat

Rabu, 9 September 2026 - 08:23 WIB

Diwarisi Utang Rp353 Miliar, Helmi-Mian Tetap Fokus Pembangunan

Selasa, 8 September 2026 - 10:30 WIB

Pemprov Bengkulu Gaspol Benahi Integritas, Hasil SPI 2025 Jadi Bahan Evaluasi

Senin, 7 September 2026 - 09:22 WIB

Wagub Mian Tinjau Praakreditasi RSUD M. Yunus, Tekankan Peningkatan Pelayanan

Senin, 7 September 2026 - 09:19 WIB

Kepala Biro Hukum Berganti, Khairil Anwar Dorong Penguatan Komunikasi dan Kolaborasi

Berita Terbaru

Aceh

Plt. Sekda Aceh Buka Rakerda Dekranasda Se-Aceh 2026

Jumat, 11 Sep 2026 - 14:39 WIB