Yayasan Buddha Tzu Chi Bangun 500 Rumah di Aceh Utara, Lokasi Tetap Perhatikan Aspek Sosial Ekonomi Warga

Rabu, 31 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara – Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia akan membangun 500 unit rumah bagi warga terdampak bencana banjir di Aceh Utara. Penentuan lokasi pembangunan selain memastikan legalitas lahan, juga memperhatikan aspek sosial ekonomi warga.

Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, mengatakan berdasarkan data dari Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, hunian rumah pasca bencana banjir yang terjadi akhir November 2025 lalu itu membutuhkan 10 ribu unit rumah.

Dia menyebut Pemkab Aceh Utara telah menyiapkan sejumlah opsi lokasi strategis dibangun rumah untuk korban terdampak, meliputi wilayah Kecamatan Lapang, Baktiya, dan Langkahan.

Namun dari aspek teknis dan legalitas lahan, bantuan rumah dari Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia ini bakal difokuskan di Desa Meunasah Bujok, Kecamatan Baktiya.

“Luas lahan mencapai 1,9 hektare. Lahan tersebut dinyatakan siap bangun dengan legalitas sertifikat atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Utara,” kata Nasir, Rabu (31/12/2025).

Nasir menjelaskan penentuan lokasi itu tetap mengedepankan aspek kelayakan teknis, mitigasi bencana, serta kedekatan dengan mata pencaharian warga.

“Aspek sosial ekonomi ini penting guna memastikan penerima manfaat terjamin keberlangsungan ekonominya,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, tim teknis dan pihak Yayasan Buddha Tzu Chi akan melakukan peninjauan lapangan untuk memfinalkan 100 unit tahap awal. Sementara penetapan lokasi 400 unit lainnya dijadwalkan menyusul.

Selain di Aceh Utara, Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia juga menyatakan komitmen akan membangun 500 unit rumah di Aceh Tamiang.

Berita Terkait

Audiensi dengan Sekjen Kemenkeu, Gubernur Mualem: Kita Minta Tambahan Anggaran
Satu Dekade 10 Juta Penumpang, Pemerintah Aceh Pastikan Trans Kutaraja Tetap Gratis
Sekda Aceh Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Tekankan Percepatan Kinerja Pemerintah
Wakil Gubernur Aceh Tinjau Infrastruktur Jalan dan Perusahaan Air Minum di Aceh Tamiang
Kak Na: Makan Ikan Sehat, Kuat dan Cerdas
Tetapkan Tersangka Fitnah Sekda Nasir, Polisi Identifikasi Pihak Lain yang Terlibat
Kak Na: Produk Ecoprint Harus Jadi Alternatif Baru Oleh-oleh Khas Sabang
Unjuk Rasa Mahasiswa Soal Pergub JKA, Jubir Nurlis: Penting untuk Bahan Evaluasi

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 08:01 WIB

Audiensi dengan Sekjen Kemenkeu, Gubernur Mualem: Kita Minta Tambahan Anggaran

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:05 WIB

Satu Dekade 10 Juta Penumpang, Pemerintah Aceh Pastikan Trans Kutaraja Tetap Gratis

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:03 WIB

Wakil Gubernur Aceh Tinjau Infrastruktur Jalan dan Perusahaan Air Minum di Aceh Tamiang

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:49 WIB

Kak Na: Makan Ikan Sehat, Kuat dan Cerdas

Senin, 11 Mei 2026 - 21:02 WIB

Tetapkan Tersangka Fitnah Sekda Nasir, Polisi Identifikasi Pihak Lain yang Terlibat

Senin, 11 Mei 2026 - 20:53 WIB

Kak Na: Produk Ecoprint Harus Jadi Alternatif Baru Oleh-oleh Khas Sabang

Senin, 11 Mei 2026 - 20:14 WIB

Unjuk Rasa Mahasiswa Soal Pergub JKA, Jubir Nurlis: Penting untuk Bahan Evaluasi

Senin, 11 Mei 2026 - 17:51 WIB

Sidak RSUD Kota Langsa, Sekda Nasir: Bangun Komunikasi dan Edukasi Pasien

Berita Terbaru