Sekda Aceh Terima Aliansi Mahasiswa, Paparkan Progres Penanganan Pascabencana

Selasa, 13 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH  – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menerima kunjungan audiensi Aliansi Mahasiswa se-Aceh di Posko Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh, Selasa (13/1/2026). Pertemuan ini bertujuan untuk menyinkronkan data lapangan serta menjelaskan langkah-langkah strategis yang telah diambil pemerintah dalam menangani dampak bencana banjir besar di Aceh.

Dalam pertemuan tersebut, Sekda Aceh, M. Nasir menjelaskan bahwa aspirasi mahasiswa terkait peningkatan status bencana menjadi skala nasional harus melalui prosedur regulasi yang ketat dari pemerintah pusat.

“Pemerintah Aceh terus bekerja maksimal. Saat ini, fokus kita adalah memastikan seluruh masyarakat terdampak tertangani dengan baik melalui koordinasi lintas sektor,” ujar M. Nasir.

Dalam pemaparannya, Sekda Aceh M. Nasir mengungkapkan bahwa kondisi pengungsian mulai membaik dengan tersisa 155.000 jiwa dari angka awal yang sempat menembus satu juta orang. Meski dampak banjir secara keseluruhan mencakup 2,5 juta jiwa. Adapun mengenai 31 korban yang masih dinyatakan hilang, ia menegaskan bahwa pencarian telah dihentikan setelah mengikuti seluruh tahapan SOP pencarian dan pertolongan

Guna mengoptimalkan penanganan, Pemerintah Aceh telah membentuk 9 klaster penanganan bencana yang melibatkan sekitar 150 Civil Society Organization (CSO). M. Nasir menegaskan bahwa stok logistik, khususnya beras, dipastikan menjangkau seluruh wilayah terdampak meski terdapat kendala akses dan cuaca.

Pemerintah Aceh saat ini memprioritaskan pemulihan konektivitas akibat putusnya sejumlah jembatan yang memicu kenaikan inflasi. Selain itu, terdapat 456 pos kesehatan yang akan dievaluasi efektivitasnya guna memastikan layanan medis tetap prima.

“Koordinasi terus kita perkuat dengan NGO, TNI AU, Polri, hingga DLHK, termasuk dalam penanganan lumpur di pemukiman dan penyediaan lokasi penumpukan material sisa banjir,” tambah M. Nasir.

Sementara itu, perwakilan mahasiswa, Habibi, menyampaikan bahwa mahasiswa telah turun ke lapangan selama 22 hari di tiga wilayah terdampak dan berhasil mengumpulkan donasi lebih dari Rp200 juta.

Selama ini adanya hambatan komunikasi yang signifikan antara kalangan akademisi dan pihak eksekutif dalam upaya penanganan pascabencana di Aceh. Menurutnya, selama ini belum terjalin koordinasi yang intensif, baik dengan Pemerintah Provinsi Aceh, Pemerintah Kabupaten (Pemkab), maupun instansi terkait lainnya.

“Selama ini tidak ada komunikasi yang berjalan baik antara mahasiswa dengan pemerintah, baik itu di tingkat provinsi maupun kabupaten dan instansi terkait,” ujar Habibi.

Habibi menyayangkan kebuntuan komunikasi tersebut, mengingat mahasiswa memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam proses transisi dari darurat ke pemulihan. Kurangnya sinkronisasi ini dinilai dapat menghambat efektivitas penyaluran bantuan dan program rehabilitasi di lapangan.

Namun, Habibi memberikan apresiasi atas terbentuknya ruang diskusi baru yang mempertemukan kedua belah pihak. Ia berharap momentum ini menjadi titik balik bagi penguatan kolaborasi demi mempercepat pemulihan daerah terdampak.

“Terima kasih sudah disediakan ruang diskusi ini. Harapannya, agar muncul kolaborasi nyata antara mahasiswa dengan Pemerintah Aceh untuk saling membantu dalam proses pemulihan pascabencana,” tutup Habibi. (***)

Berita Terkait

Wagub Aceh Dek Fadh Bertakziah ke Rumah Duka Sjamsul Kahar, Ayahanda Wamenkomdigi Nezar Patria
Wagub Dek Fadh Terima Kunjungan FPRMI Aceh
Terima Audiensi Angkasa Pura, Wagub Dek Fadh Dukung Penguatan Layanan dan Konektivitas Bandara SIM
Wagub Dek Fadh Pimpin Rapat Tim Revisi UUPA, Pastikan Kewenangan dan Kekhususan Aceh Tetap Terjaga
Dek Fadh Ikuti Rakor Perkembangan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera
Tambahan TKD Rp1,65 Triliun untuk Aceh, Anggaran Bencana Harus Bergerak
Aceh Raih Peringkat 4 Nasional, Wagub Fadhlullah Apresiasi Perjuangan Kafilah
WAGUB ACEH BERTEMU KAFILAH MTQ NASIONAL XXXI DI SEMARANG, DORONG RAIH HASIL TERBAIK
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 09:32 WIB

Wagub Aceh Dek Fadh Bertakziah ke Rumah Duka Sjamsul Kahar, Ayahanda Wamenkomdigi Nezar Patria

Rabu, 23 September 2026 - 21:20 WIB

Terima Audiensi Angkasa Pura, Wagub Dek Fadh Dukung Penguatan Layanan dan Konektivitas Bandara SIM

Rabu, 23 September 2026 - 16:38 WIB

Wagub Dek Fadh Pimpin Rapat Tim Revisi UUPA, Pastikan Kewenangan dan Kekhususan Aceh Tetap Terjaga

Rabu, 23 September 2026 - 16:36 WIB

Dek Fadh Ikuti Rakor Perkembangan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera

Selasa, 22 September 2026 - 08:18 WIB

Tambahan TKD Rp1,65 Triliun untuk Aceh, Anggaran Bencana Harus Bergerak

Minggu, 20 September 2026 - 07:35 WIB

Aceh Raih Peringkat 4 Nasional, Wagub Fadhlullah Apresiasi Perjuangan Kafilah

Sabtu, 19 September 2026 - 21:40 WIB

WAGUB ACEH BERTEMU KAFILAH MTQ NASIONAL XXXI DI SEMARANG, DORONG RAIH HASIL TERBAIK

Kamis, 17 September 2026 - 22:54 WIB

Wagub Aceh Dukung Dua Atlet Menembak Aceh Berlaga di Asian Games 2026

Berita Terbaru